Lapas Pemuda Madiun Perkuat Komunikasi dan Kamtib Lewat “Sapa Warga Sapu Masalah”
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Lapas Pemuda Madiun Perkuat Komunikasi dan Kamtib Lewat “Sapa Warga Sapu Masalah”
MADIUN,PAStime News – Melalui dialog langsung dan komunikasi dua arah bersama Warga Binaan, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun memperkuat stabilitas keamanan, kebersihan lingkungan, serta deteksi dini gangguan kamtib secara humanis dan berkelanjutan.
Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, secara aktif, menggelar kegiatan “Sapa Warga Sapu Masalah”.
Kegiatan ini, dilaksanakan bersama ratusan Warga Binaan di lapangan olahraga.
Melalui kegiatan ini, selanjutnya, Lapas memperkuat komunikasi dan menjaga stabilitas kamtib.
Selain itu, jajaran menyerap aspirasi langsung dari Warga Binaan.
Kegiatan tersebut, kemudian, di pimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Septyawan Kuspriyo Pratomo.
Ia, didampingi pejabat struktural bidang kamtib dan pembinaan.
Seluruh Warga Binaan, selanjutnya, mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.
Sementara itu, regu pengamanan memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Melalui forum ini, lebih lanjut, jajaran menyampaikan arahan dan evaluasi pembinaan.
Dengan demikian, komunikasi dua arah terbangun secara terbuka dan konstruktif.
Septyawan, pada kesempatan ini, menekankan pentingnya kebersihan dan keamanan lingkungan hunian.
“Kebersihan dan keamanan menjadi kunci utama Lapas yang tertib dan nyaman,”
ujar Septyawan.
“Mari bersama menjaga kebersihan, mematuhi aturan, dan menciptakan situasi kondusif,”
ajaknya.
Sementara itu, Hilman Hilmawan, selanjutnya, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib.
Menurutnya, pelanggaran berdampak pada proses pembinaan.
“Patuhi seluruh aturan karena kedisiplinan memengaruhi penilaian perilaku dan hak Warga Binaan,”
tegas Hilman.
Setyawan Nugroho Endiyanto, kemudian, mendorong Warga Binaan mengikuti seluruh program pembinaan.
Oleh karena itu, pembinaan menjadi bekal reintegrasi sosial.
“Manfaatkan masa pembinaan dan ikuti program dengan sungguh-sungguh,”
pesan Setyawan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, selanjutnya, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai, kegiatan efektif sebagai sarana komunikasi dan deteksi dini kamtib.
“Dialog langsung membantu menyelesaikan masalah sejak dini,”
ungkap Wahyu.
“Dengan komunikasi baik, Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif,”
tambahnya.
Kegiatan, akhirnya, di tutup dengan bersalaman antara pejabat dan Warga Binaan.
Dengan demikian, suasana kekeluargaan dan komunikasi harmonis semakin terbangun.
Melalui “Sapa Warga Sapu Masalah”, pada akhirnya, Lapas Pemuda Madiun memperkuat sinergi pembinaan.
Sekaligus, Lapas mendorong lingkungan Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pembinaan.
- Penulis: Husni
