Lapas Kelas III Bandanaira Kembangkan Pembinaan Kemandirian Lewat Pelatihan Sirup Pala Berbasis Potensi Lokal
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 146

Lapas Kelas III Bandanaira Kembangkan Pembinaan Kemandirian Lewat Pelatihan Sirup Pala Berbasis Potensi Lokal
BANDANAIRA,PAStime News – Pelatihan pembuatan sirup pala yang melibatkan peserta magang ini menegaskan komitmen Lapas Bandanaira mendorong pembinaan kemandirian produktif, bernilai ekonomi, dan berorientasi reintegrasi sosial Warga Binaan.
Lapas Kelas III Bandanaira terus mendorong pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Oleh karena itu, Lapas menggelar pelatihan pembuatan sirup pala berbasis potensi lokal.
Selain itu, kegiatan ini melibatkan peserta magang secara aktif.
Selanjutnya, peserta magang memandu pelatihan di bawah pengawasan Staf Pembinaan.
Kemudian, Warga Binaan mengikuti setiap tahapan dengan antusias.
Dengan demikian, proses belajar berjalan interaktif dan aplikatif.
Selain memilih bahan, Warga Binaan mencuci dan mengupas buah pala bersama.
Sementara itu, petugas memastikan kegiatan berjalan tertib dan terarah.
Oleh sebab itu, pelatihan berlangsung efektif dan kondusif.
Kepala Subseksi Pembinaan Rustam Kasoor menjelaskan tujuan utama kegiatan tersebut.
“Kami membekali Warga Binaan keterampilan bernilai ekonomi untuk bekal setelah bebas,” ujarnya.
“Kegiatan ini menumbuhkan sikap produktif dan mandiri,” lanjut Rustam.
Di sisi lain, peserta magang Novi Aryanti Arif menjelaskan metode pelatihan yang digunakan.
“Kami menyusun metode sederhana agar mudah dipahami dan langsung dipraktikkan,” ungkap Novi.
“Warga Binaan sangat kooperatif dan mengikuti kegiatan dengan semangat,” tambahnya.
Selain itu, Novi menekankan pemanfaatan potensi lokal Banda Naira.
Dengan demikian, pala dipilih sebagai bahan utama bernilai ekonomi.
Sementara itu, Plh Kepala Lapas Bandanaira Amier Azan mengapresiasi peran peserta magang.
“Kehadiran peserta magang memberi warna positif dalam pembinaan kemandirian,” ujarnya.
“Kolaborasi ini menunjukkan pembinaan dapat berjalan kreatif dan bermanfaat,” lanjut Amier.
Akhirnya, sinergi petugas dan peserta magang memperkuat pembinaan berkelanjutan.
Oleh karena itu, Lapas Bandanaira terus meningkatkan kualitas kemandirian Warga Binaan.
Dengan langkah ini, Warga Binaan siap kembali berperan positif di masyarakat.
- Penulis: Husni
