Kanwil Ditjenpas Sulsel Apresiasi Kolaborasi Lapas Perempuan Sungguminasa–SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 31

Kanwil Ditjenpas Sulsel Apresiasi Kolaborasi Lapas Perempuan Sungguminasa–SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis (Dok. Istimewa)
SUNGGUMINASA, PAStime News – Kanwil Ditjenpas Sulsel menghargai kerja sama antara Lapas Perempuan Sungguminasa dan SPPG Gowa Pattallassang Borongpala’la.
Kerja sama itu membantu menjamin tersedianya bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis, Kamis (29/1).
Kerja sama ini menegaskan pembinaan kemandirian Warga Binaan yang produktif, berkelanjutan, serta terintegrasi dengan program nasional pemenuhan gizi masyarakat
Apresiasi tersebut di tunjukkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama secara resmi.
Selain itu, kegiatan tersebut juga di iringi dengan pembagian produk tempe pertama hasil pelatihan yang di berikan kepada warga binaan.
PKS di tandatangani oleh Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa dan Kepala SPPG di tempat tersebut.
Selanjutnya, para pejabat terkait melihat langsung proses penandatanganan.
Pada awalnya, Lapas menyalurkan 350 pcs tempe kepada SPPG.
Dengan demikian, produk pembinaan langsung mendukung pelaksanaan Program MBG.
Kerja sama melibatkan pengadaan tempe dan roti yang di produksi oleh Warga Binaan.
Oleh karena itu, UPT Pemasyarakatan secara aktif mendukung program strategis yang di jalankan pemerintah.
Kepala Kanwil Dtjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memberikan manfaat.
Menurutnya, pengelolaan pemasyarakatan harus memberikan hasil yang bermanfaat dan memiliki pengaruh yang nyata.
Selanjutnya, Rudy menilai bahwa keterlibatan warga binaan merupakan cara pembelajaran yang efektif.
Dengan cara itu, sikap kerja, rasa tanggung jawab, dan kesediaan untuk berwirausaha dapat terbentuk.
Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa, Yohani Widayati, mengatakan kerja sama tersebut menunjukkan hasil dari pembinaan yang di lakukan.
Ia menganggap produk Warga Binaan bisa di gunakan langsung.
“Program MBG memperkuat pemberian nutrisi yang cukup sekaligus meningkatkan kemandirian,” kata dia.
Pengalaman kerja ini menjadi bekal positif bagi Warga Binaan saat mereka kembali ke masyarakat.
Sementara itu, Kepala SPPG Gowa, Pattallassang Borongpala’la, Fadel Muhammad Putra YB, mengapresiasi kualitas produk tersebut.
Ia merasa bahwa tempe yang di hasilkan melalui program pembinaan memenuhi standar yang di tetapkan.
“Kami merasa produk tersebut layak untuk mendukung program makan bergizi gratis,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan bisa terus berlangsung dan saling memberi manfaat.
Melalui kerja sama ini, Kanwil Dtjenpas Sulsel mendorong pengembangan kemandirian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Akhirnya, program nasional di harapkan memiliki dampak yang luas dan terus-menerus.
- Penulis: Husni
