Lapas Perempuan Ambon Perkuat Pembinaan dengan Kelas Bahasa Inggris Dasar untuk Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 71

Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Belajar Bahasa Inggris bersama Peserta Magang Nasional
AMBON, PAStime News — Lapas Perempuan Kelas III Ambon terus memperkuat pembinaan melalui kelas Bahasa Inggris dasar bagi Warga Binaan. Kegiatan pada Rabu (10/12) ini berlangsung aktif dan dipandu peserta magang nasional, Grace, yang bertugas pada bidang pembinaan kepribadian.
Program pembelajaran berorientasi interaktif ini di rancang untuk memperluas kemampuan komunikasi dasar, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat proses pembinaan kepribadian Warga Binaan secara berkelanjutan dan konsisten
Kegiatan berlangsung interaktif dan terarah. Grace menjelaskan materi dasar secara runtut dan mudah di pahami. Para peserta pun mengikuti sesi dengan penuh antusias dari awal hingga akhir.
Materi mencakup present tense dan latihan introducing. Selain itu, metode di buat sederhana dan komunikatif sehingga Warga Binaan memahami materi lebih cepat. Suasana kelas menjadi hidup karena banyak yang mulai berani berbicara secara perlahan.
Paragraf Kutipan – Gaya Unik
“Saya senang melihat antusiasme Warga Binaan. Harapan saya, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus belajar dan percaya diri mencoba hal baru,” ujar Grace.
Grace terus mengajak peserta berlatih melalui perkenalan diri, pengulangan kosakata, dan dialog singkat. Latihan ini kemudian membantu Warga Binaan mengasah kemampuan komunikasi secara bertahap.
Paragraf Kutipan – Gaya Unik
“Saya sangat senang bisa ikut belajar. Meski masih dasar, pembelajaran ini menambah kepercayaan diri dan memberi bekal baru untuk masa depan. Saya berharap kegiatan seperti ini terus ada,” ungkap ST, salah satu Warga Binaan.
Sementara itu, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Grace Tomasoa, ikut memberikan dukungan penuh. Ia menilai metode yang digunakan sangat membantu proses pembelajaran karena mendorong praktik langsung secara konsisten.
Paragraf Kutipan – Gaya Unik
“Metode yang disusun peserta magang sangat membantu. Materinya ringan namun tetap memberi ruang praktik bagi Warga Binaan,” puji Tomasoa.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Nona Ahmad, turut mengapresiasi berjalannya program ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan kepribadian sangat penting dalam mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan keterampilan tambahan.
Paragraf Kutipan – Gaya Unik
“Pembinaan kepribadian adalah aspek penting. Pembelajaran Bahasa Inggris diharapkan meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri Warga Binaan,” harapnya.
Program ini terus Lapas dorong agar berlanjut secara berkesinambungan sehingga seluruh Warga Binaan memperoleh manfaat nyata dalam pengembangan diri dan persiapan menuju reintegrasi sosial.
- Penulis: Husni
