Lapas Banjarmasin Panen 75 Kilogram Ikan Patin dari Program Pembinaan Kemandirian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Lapas Banjarmasin Panen 75 Kilogram Ikan Patin dari Program Pembinaan Kemandirian
BANJARMASIN, PAStime News – Melalui budidaya ikan patin selama empat bulan, Lapas Kelas IIA Banjarmasin memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan, mendukung ketahanan pangan, serta membekali keterampilan kerja aplikatif dan berkelanjutan.
Sebagai wujud pembinaan produktif, Lapas Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan panen ikan patin, Sabtu, 31 Januari.
Selain itu, panen tersebut menghasilkan 75 kilogram ikan patin dari budidaya selama kurang lebih empat bulan.
Selanjutnya, program ini menjadi bagian pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang perikanan.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menjelaskan panen belum di lakukan secara menyeluruh.
Selain sebagian dipanen, sebagian ikan patin masih dipelihara untuk penggemukan lanjutan.
“Sisa panen hari ini masih dapat di panen kembali dalam dua hingga tiga bulan ke depan,” terang Akhmad Herriansyah.
“Ukurannya sudah besar, sehingga tinggal proses penggemukan lanjutan,” lanjutnya.
Selanjutnya, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menjelaskan budidaya ikan patin berjalan terencana dan berkelanjutan.
Selain itu, Warga Binaan terlibat langsung sejak tahap perawatan hingga proses panen.
“Kami melibatkan Warga Binaan sejak awal agar mereka memperoleh keterampilan kerja yang aplikatif,” ujar Bagus Paras Etika.
Lebih lanjut, Warga Binaan Blok Echo mengelola kolam budidaya dengan pendampingan Wali Pemasyarakatan Blok Echo.
Dengan demikian, pembinaan kemandirian ini berorientasi pada peningkatan keterampilan kerja nyata.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan, Maulana, mengaku memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru.
Ia menilai kegiatan budidaya ikan patin melatih disiplin dan tanggung jawab kerja.
“Kami belajar merawat ikan dengan benar dan bekerja lebih disiplin,” ungkap Maulana.
“Kegiatan ini bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Pada akhirnya, panen ikan patin ini mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan.
Dengan demikian, Lapas Banjarmasin terus menghadirkan pembinaan produktif yang mendorong kemandirian dan keberlanjutan.
- Penulis: Husni
