BMKG Perbarui Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan tanah longsor di Kabupaten Kuningan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

BMKG Perbarui Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan tanah longsor di Kabupaten Kuningan dok:(Istimewa)
JAKARTA,PAStime News – Potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di perkirakan terjadi di sejumlah kecamatan sehingga masyarakat di minta meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan.
BMKG mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Kuningan.
Oleh karena itu, potensi cuaca ekstrem di perkirakan masih tinggi pada Selasa, 10 Februari 2026.
Selanjutnya, Kepala BPBD Kuningan mengonfirmasi potensi hujan sedang hingga lebat masih mengancam sejumlah wilayah.
Selain itu, kilat dan angin kencang berpeluang menyertai hujan dengan intensitas tinggi.
Dengan demikian, kewaspadaan masyarakat perlu terus di tingkatkan.
Berdasarkan rilis BMKG pukul 13.09 WIB, cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi pukul 13.19 WIB.
Oleh sebab itu, wilayah Kabupaten Kuningan masuk dalam zona peringatan dini cuaca ekstrem.
Selanjutnya, BPBD Kuningan meminta masyarakat di beberapa kecamatan meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Adapun wilayah terdampak meliputi Kadugede, Ciniru, Subang, Ciwaru, Cibingbin, Luragung, dan Garawangi.
Selain itu, Selajambe, Darma, Nusaherang, Cimahi, Cilebak, Hantara, Cibeureum, Karang Kancana, dan Maleber turut di imbau waspada.
Sementara itu, BMKG dan BPBD mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
Dengan demikian, genangan air dan banjir lokal berpotensi terjadi.
Selain itu, tanah longsor dan pohon tumbang berisiko muncul di wilayah rawan.
Untuk meminimalisir dampak risiko, BPBD Kuningan menyampaikan sejumlah imbauan keselamatan.
Oleh karena itu, masyarakat di minta menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir.
Selain itu, saluran air di sekitar rumah perlu di bersihkan untuk mencegah banjir lokal.
Selanjutnya, masyarakat di imbau memantau informasi resmi BMKG dan BPBD secara berkala.
Pada akhirnya, BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca sesuai di namika atmosfer terkini.
Dengan demikian, masyarakat di harapkan tetap tenang namun selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas.
- Penulis: Husni
