Lapas Tahuna Kembangkan Keterampilan Warga Binaan Melalui Produksi Alat Musik Keroncong
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 102

Dok. Humas Lapas Tahuna (Dok. Istimewa)
TAHUNA, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna terus meningkatkan program pembinaan untuk kemandirian yang berlandaskan pada keterampilan yang berguna.
Di samping itu, kegiatan bengkel kerja menjadi cara penting untuk mengembangkan potensi Warga Binaan secara berkelanjutan.
Contohnya, mereka membuat alat musik tradisional keroncong sebagai pelatihan yang kreatif dan bermanfaat secara ekonomi.
Sementara itu, Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, mengawasi langsung kegiatan ini pada hari Selasa (31/3).
Dalam kesempatan ini, ia memberi motivasi dan dukungan kepada semua Warga Binaan yang ikut serta.
“Program ini tidak hanya membantu mereka menghabiskan waktu dengan cara yang produktif, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mandiri,” ujarnya.
Dengan begitu, pembinaan ini ditujukan agar Warga Binaan siap menghadapi kehidupan sosial secara mandiri.
Di sisi lain, kegiatan bengkel kerja tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi tambahan.
Oleh karena itu, hasil dari produksi ini juga membantu memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
“Melihat meningkatnya permintaan alat musik keroncong, kami berkomitmen untuk mendukung program pemberdayaan UMKM,” tambah Yosef.
Di samping itu, peningkatan permintaan menjadi tanda keberhasilan program pembinaan yang di jalankan dengan konsisten.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, YS, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk ikut pelatihan tersebut.
“Meskipun saya berada di Lapas, saya tetap mendapatkan keterampilan dan hasil yang memuaskan,” jelasnya.
Dengan demikian, program ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kemampuan individu secara berkelanjutan.
Ke depan, Lapas Tahuna berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan yang berfokus pada keterampilan dan produktivitas.
Selain itu, usaha ini di harapkan dapat menghasilkan Warga Binaan yang mandiri dan bertanggung jawab.
Dengan begitu, mereka di harapkan dapat memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
