Kakanwil Ditjenpas Papua Barat Perkuat Pengawasan Lapas dan Bapas Sorong
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 41

Sumber : Kakanwil Ditjenpas Papua Barat ( Dok. Istimewa)
SORONG PAStime News – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua Barat meningkatkan peran dalam pembinaan, pengawasan, pemantauan, dan pengendalian dengan melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sorong dan Badan Pemasyarakatan Kelas II Sorong.
Kepala Kanwil Ditjenpas Papua Barat, I Putu Murdiana, mengatakan bahwa seluruh pegawai wajib melaksanakan tugas dengan profesional, jujur, penuh kasih sayang, serta mengikuti standar operasional yang berlaku.
Selain itu, pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan harus dilakukan dengan baik, jujur, serta tidak membeda-bedakan. Namun, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas.
“Pemasyarakatan tidak hanya tentang menjaga keamanan, tapi juga memastikan para warga binaan mendapatkan pelayanan dan pembinaan yang tepat agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan baik,” ujar Putu.
Selanjutnya, Kakanwil meninjau berbagai fasilitas seperti tempat kunjungan, klinik, dapur, kamar hunian, ruang baca, layanan bimbingan kerja, INKOPASINDO, hingga keamanan di pintu utama.
Selanjutnya, ia meninjau layanan kesehatan, kelengkapan fasilitas klinik, serta perkembangan proses perizinan operasional Klinik Lapas Sorong.
Di sisi lain, perhatian juga diberikan pada kebersihan dapur, kualitas makanan, serta pemenuhan kebutuhan dasar Warga Binaan.
“Kebersihan dapur, kualitas makanan, pelayanan kesehatan, kondisi tempat tinggal, dan pembinaan harus tetap di pertahankan dan dicek terus-menerus,” kata Putu.
Selain melakukan pemeriksaan, Kakanwil juga berbicara langsung dengan warga binaan. Oleh karena itu, berbagai saran terkait pelayanan dan pembinaan bisa d iperoleh secara langsung.
Sementara itu, Kepala Lapas Sorong, Sukarna T. Atmaja mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, kesehatan, serta pengamanan.
Kami terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan supaya warga binaan punya keterampilan dan siap kembali ke masyarakat, ujar Sukarna.
Keesokan harinya, Putu melanjutkan kunjungannya ke Bapas Kelas II Sorong. Ia menekankan pentingnya peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam membantu sistem peradilan pidana.
Menurutnya, setiap penelitian kemasyarakatan harus di buat dengan profesional, objektif, didasarkan pada data, dan memiliki integritas.
Selain itu, Bapas juga dianjurkan untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, serta berbagai pihak yang terlibat.
Kepala Bapas Sorong, Frits Vence Suruan, mengatakan bahwa timnya terus berupaya meningkatkan kualitas Litmas, pendampingan, pembimbingan, serta pengawasan terhadap klien pemasyarakatan.
Sebagai hasilnya, Kanwil Ditjenpas Papua Barat menegaskan komitmen mereka untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang profesional, manusiawi, transparan, serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial.
- Penulis: Husni
