Kemenag dan Rutan Bengkulu Perkuat Pembinaan Rohani WBP Nasrani
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 52

Rutan Bengkulu memperkuat komitmennya dalam pembinaan spiritual bagi warga binaan beragama Nasrani melalui kegiatan kerohanian. (Dok: Humas Rutan Bengkulu)
PAStime News, Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu terus memperkuat komitmennya terhadap pembinaan spiritual. Pada Kamis (11/9), pihak rutan kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian khusus bagi warga binaan beragama Nasrani. Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Kristen dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Yohanes.
Kegiatan yang di pusatkan di ruang ibadah Rutan ini di ikuti dengan antusias oleh seluruh warga binaan Nasrani. Suasana khidmat terasa sejak sesi renungan hingga doa bersama. Dalam pembinaan tersebut, warga binaan di bimbing untuk memperdalam nilai-nilai keimanan dan memaknai masa pidana sebagai kesempatan untuk refleksi dan pertobatan.
Dalam keterangannya, Karutan Bengkulu Yulian Fernando menegaskan bahwa setiap warga binaan berhak mendapatkan pembinaan sesuai agamanya. Oleh karena itu, Rutan wajib menyediakan ruang bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan lintas keyakinan.
“Pembinaan spiritual penting untuk menjaga ketenangan batin warga binaan. Dengan kegiatan ini, kami ingin mendorong mereka memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui renungannya, Yohanes menyampaikan pesan penguatan mental dan spiritual, khususnya terkait pentingnya kasih dan pengampunan. Para pembina menekankan bahwa setiap orang masih bisa menebus kesalahan, asalkan mereka bersedia berubah dan membuka diri terhadap pertobatan.
“Jangan pernah kehilangan harapan. Masa di dalam rutan bisa menjadi titik balik menemukan arah hidup yang baru,” ungkap Yohanes di hadapan para peserta.
Setelah sesi renungan, petugas melanjutkan kegiatan dengan diskusi interaktif yang memberi ruang bagi warga binaan untuk berbagi cerita, pengalaman rohani, dan mengajukan pertanyaan langsung kepada penyuluh.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Rutan Bengkulu dalam fungsi pemasyarakatan yang tidak hanya bersifat menahan, tetapi juga membina. Dengan penguatan aspek kerohanian, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat dengan karakter yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.
- Penulis: mamang
