Mahasiswa UBB Observasi Pembinaan di Lapas Pangkalpinang
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 57

Mahasiswa UBB menyaksikan berbagai program di Lapas Pangkalpinang untuk membentuk pribadi WB yang lebih baik. (Dok: Humas Lapas Pangkalpinang)
PAStime News, Pangkalpinang, 14 Oktober 2025 – Sebanyak 60 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) mengikuti kegiatan observasi mata kuliah Penologi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang, Selasa (14/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung mengenai proses pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyambut baik kunjungan yang di pimpin oleh Dosen Fakultas Hukum UBB, Dwi Haryadi. Sugeng mengapresiasi inisiatif dunia akademik dalam menjalin sinergi dengan institusi pemasyarakatan.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi bagi masyarakat bahwa kehidupan di balik tembok Lapas tidak seburuk yang dibayangkan. Di sini, warga binaan dibina secara kepribadian, spiritual, dan kemandirian agar siap kembali ke masyarakat,” ungkap Kalapas.
Mahasiswa ubb di ajak meninjau langsung berbagai program pembinaan, mulai dari kegiatan kerohanian, pelatihan keterampilan kerja, hingga pelayanan kesehatan dan hak integrasi. Tujuannya adalah membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik dan produktif.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Herman Sawiran, menegaskan pentingnya kolaborasi. Kolaborasi tersebut adalah antara pemasyarakatan dan institusi pendidikan.
“Kehidupan di dalam Lapas pada dasarnya serupa dengan kehidupan masyarakat umum. Warga binaan tetap mendapatkan hak-haknya, hanya saja dalam ruang lingkup yang terbatas,” ujar Herman.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan di Lapas di desain agar warga binaan tidak hanya menjalani pidana. Mereka juga mendapatkan pembinaan mental dan keterampilan hidup.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang sistem peradilan pidana, khususnya aspek pemasyarakatan yang kerap disalahpahami masyarakat.
- Penulis: mamang
