Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Panen Sayuran di SAE Langaleso, Lapas Palu Dorong Kemandirian WB

Panen Sayuran di SAE Langaleso, Lapas Palu Dorong Kemandirian WB

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 21

PAStime News, Palu, Sulawesi Tengah — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali menunjukkan komitmennya. Ini dilakukan dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan. Dukungan di berikan melalui kegiatan panen komunitas sayuran di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Langaleso, Kabupaten Sigi, Jumat (24/10).

Kegiatan panen kali ini menghasilkan 30 kilogram sayur kangkung dan 30 kilogram bayam. Hasil ini di kelola langsung oleh Warga Binaan (WB). Seluruh hasil panen di serahkan kepada penyedia bahan makanan untuk diolah di dapur Lapas Palu sebagai bahan konsumsi harian. Proses panen di lakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan produksi pertanian di lokasi SAE.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini adalah bukti nyata. Ini merupakan hasil dari keberhasilan program pembinaan berbasis kemandirian di bidang pertanian.

“Panen rutin di SAE Langaleso merupakan wujud komitmen Lapas Palu dalam membangun kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga belajar tentang kerja keras, tanggung jawab, dan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkap Makmur.

Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan dampak sosial positif melalui pemberdayaan warga binaan agar siap beradaptasi dan berperan aktif ketika kembali ke masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi langkah Lapas Palu yang konsisten menjalankan pembinaan produktif.

“Program panen komunitas sayuran di SAE Langaleso merupakan contoh nyata pembinaan berkelanjutan. Kami mengapresiasi inovasi dan komitmen jajaran Lapas Palu dalam memberdayakan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan panen di SAE Langaleso tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran moral, spiritual, dan sosial bagi warga binaan. Melalui aktivitas ini, mereka di ajarkan arti tanggung jawab, kerja sama, dan nilai kehidupan yang membangun.

Selain itu, keberhasilan program ini mencerminkan sinergi yang baik antara petugas dan warga binaan dalam mendukung pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, aman, dan produktif.

Dengan semangat “Pemasyarakatan Produktif, Warga Binaan Mandiri”, Lapas Kelas IIA Palu terus berupaya menghadirkan program pembinaan. Program ini berorientasi pada pemberdayaan dan pengembangan keterampilan. Tujuannya adalah agar para warga binaan dapat menjadi individu yang produktif, berdaya saing, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Narkotika Muara Sabak Pastikan Kesiapan Pengamanan Jelang Nataru (Dok. Istimewa)

    Lapas Narkotika Muara Sabak Pastikan Kesiapan Pengamanan Jelang Nataru

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MUARA SABAK, PAStime News – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak menggelar Apel Siap Siaga, Senin (22/12).Apel ini dipimpin secara virtual oleh Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Selain itu, seluruh UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan tersebut.Karena itu, apel ini menegaskan kesiapsiagaan bersama menjaga keamanan dan ketertiban Pemasyarakatan. Apel […]

  • Lapas Wahai dan Polsek Wahai Perpanjang PKS

    Lapas Wahai dan Polsek Wahai Perpanjang PKS

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PAStime News, Wahai – Sinergi antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai di perkuat melalui penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Senin (25/8). Perpanjangan PKS ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan kerja sama yang selama ini telah berjalan efektif. Penandatanganan PKS di lakukan guna merevisi dan menyempurnakan ruang lingkup serta […]

  • Kalapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjadi guest speaker dalam Wisata Ilmiah BEM Fakultas Hukum UNIQBU di Pantai Baikolet, Desa Jikumerasa. (Dok: Humas Lapas Namlea)

    Wisata Ilmiah UNIQBU, Kalapas Namlea Ajarkan Pemasyarakatan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PAStime News, Namlea – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy menjadi tamu spesial dalam kegiatan Wisata Ilmiah yang di selenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Iqra Buru (Uniqbu). Pasalnya Kalapas Namlea di percaya menjadi guest speaker dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Baikolet Desa Jikumerasa, Kamis (11/9). Bertemakan “Membentuk […]

  • HUT ke-80 RI, Ditjenpas Sulteng Genjot Layanan Pemasyarakatan

    HUT ke-80 RI, Ditjenpas Sulteng Genjot Layanan Pemasyarakatan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PAStime News, Palu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI sebagai momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan. Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” upacara peringatan kemerdekaan di gelar di Lapas Kelas IIA Palu, Minggu (17/8/2025). Pernyataan itu di tegaskan Kakanwil Pemasyarakatan Sulteng, Bagus […]

  • Pemerintah Soroti Tingginya Biaya Obat dan Operasi Sesar (Dok. Istimewa)

    Tingginya Biaya Obat dan Operasi Sesar di Soroti Pemerintah

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Pemerintah menyoroti tingginya harga obat dan rasio operasi sesar nasional.Selain itu, isu tersebut muncul dalam diskusi World Universal Health Coverage Day 2025.Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat BPJS Kesehatan. Selanjutnya, Menteri Kesehatan menjelaskan tingginya harga obat akibat banyaknya perantara distribusi.Selain itu, data menunjukkan harga alat kesehatan Indonesia lebih mahal dibanding Malaysia. […]

  • Pariwisata Hijau sebagai Fondasi Masa Depan UMKM Indonesia photo_camera 2

    Pariwisata Hijau sebagai Fondasi Masa Depan UMKM Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, Pastime News — Kementerian Pariwisata bersama ILO menyelenggarakan Policy Forum on Green Tourism MSMEs di Hotel Le Meridien Jakarta, Jumat (5/12/2025). Acara ini bertujuan mempercepat transisi menuju pariwisata hijau dan berkelanjutan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pergeseran menuju pariwisata hijau bukan tren. Namun, langkah ini menjadi dasar penting bagi masa depan pariwisata Indonesia, […]

expand_less