Bina Kepribadian Warga Binaan Berupa Kemahiran Bahasa Inggris di Lapas Ternate
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 71

Lapas Ternate Bina Kepribadian Warga Binaan Berupa Kemahiran Bahasa Inggris
TERNATE, PAStime News — Lapas Kelas IIA Ternate kembali melaksanakan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan. Kali ini, pelatihan di fokuskan pada kemahiran Bahasa Inggris di ruang rehabilitasi Lapas Ternate, Selasa (9/12). Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian penting pengembangan diri.
Pembinaan Kepribadian yang Mengutamakan Interaksi, Kepercayaan Diri, dan Keterampilan Praktis agar Warga Binaan Mampu Mengembangkan Potensi Baru Serta Memiliki Bekal Positif untuk Melangkah ke Masa Depan dengan Lebih Optimis
Pelatihan di isi peserta magang nasional bidang pembinaan kepribadian, yaitu Maulina dan Faradila. Mereka menyampaikan materi present tense serta introducing dengan metode mudah di pahami. Selain itu, mereka mengajak Warga Binaan aktif mempraktikkan pengenalan diri dalam Bahasa Inggris.
Maulina merasa senang dapat terlibat langsung membina Warga Binaan. Ia menilai peserta sangat aktif dan bersemangat. Karena itu, ia makin termotivasi memberi materi dengan cara menyenangkan dan interaktif.
Sejalan dengan itu, Faradila menegaskan pentingnya materi dasar Bahasa Inggris. Ia ingin Warga Binaan percaya diri saat berbicara. Selain itu, ia memastikan penyampaian tetap sederhana agar mudah diikuti semua peserta.
Salah satu Warga Binaan berinisial R merasa sangat senang mengikuti pelatihan. Ia menjelaskan bahwa metode interaktif membuat pembelajaran menarik. Selain itu, ia kini lebih percaya diri memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana, Yuslizar mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Ia menjelaskan bahwa pelatihan Bahasa Inggris memberi keterampilan bermanfaat setelah bebas. Karena itu, ia menekankan program seperti ini sangat di butuhkan.
Hal serupa disampaikan Kepala Lapas Ternate, Faozul Ansori. Ia terus mendorong setiap program pembinaan memiliki nilai praktis. Selain itu, ia menilai peserta magang berkompeten sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kegiatan di akhiri latihan percakapan singkat antara pemateri dan Warga Binaan. Ke depan, Lapas Ternate berencana melanjutkan program ini secara berkala. Selain itu, mereka ingin kemampuan Bahasa Inggris Warga Binaan terus berkembang.
- Penulis: Husni
