Ditjenpas Gandeng Enam Yayasan, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Berbasis Pembinaan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Ditjenpas Gandeng Enam Yayasan, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Berbasis Pembinaan Warga Binaan (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah menyetujui kerja sama dengan enam yayasan yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis, Senin (26/1).
Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Program MBG melalui pembuatan dapur di Lapas dan Rutan.
Perjanjian kerja sama Ditjenpas bersama enam yayasan menegaskan dukungan program Makan Bergizi Gratis melalui dapur Lapas dan Rutan sebagai pembinaan kemandirian berkelanjutan
Ditjenpas mengelola dapur MBG sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan.
Enam yayasan mitra yang terlibat adalah Yayasan Gemilang Pelita Harapan dan Yayasan Lentera Timur Berkah.
Kerja sama juga melibatkan Yayasan Cahaya Indonesia Tumbuh Abadi dan Yayasan Peduli Anak Sehat.
Selain itu, Di tjenpas bekerja sama dengan Yayasan Desember Satu Sejahtera serta Yayasan Arridho Berdikari Sejati.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menjelaskan bahwa penandatanganan ini menunjukkan kesepakatan dan pembagian tugas yang jelas.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap Program MBG di wujudkan melalui penyediaan dapur di Lapas dan Rutan yang berbasis pembinaan kemandirian.
Selanjutnya, Mashudi menekankan pentingnya kerja sama yang terstruktur dan berkelanjutan antara Pemasyarakatan dan mitra.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan Program MBG harus sesuai dengan standar yang telah di tetapkan.
Mashudi menegaskan bahwa seluruh pengadaan dapur MBG harus melalui Inkopasindo secara konsisten.
Ia juga mengutamakan penggunaan hasil panen dari ketahanan pangan UPT Pemasyarakatan terkait.
Melalui kerja sama ini, Di tjenpas berharap Program MBG memberikan manfaat langsung kepada Warga Binaan.
Dengan demikian, program tersebut juga di harapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama anak-anak sekolah.
- Penulis: Husni
