Ditjenpas Perkuat TI, Kerja Sama, dan Kehumasan di Jawa Timur. Siap Hadapi Transformasi Digital
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Ditjenpas Perkuat TI (Dok. Istimewa)
SURABAYA, PAStime News – Ditjenpas memperkuat kapasitas teknologi informasi dan kehumasan UPT Pemasyarakatan di Jawa Timur.
Penguatan tersebut di laksanakan melalui rapat konsolidasi berbentuk pelatihan TI dan kehumasan.
Selanjutnya, Direktorat Tekforma mengemas kegiatan tersebut dengan tajuk Gema Tekforma.
Kegiatan berlangsung di Hotel Santika Gubeng, Surabaya, Kamis (18/12) hingga Jumat (19/12).
Direktur Tekforma Ditjenpas, M. Hilal, menegaskan peran strategis TI, kerja sama, dan kehumasan Pemasyarakatan.
Selain itu, Hilal menekankan pentingnya adaptasi di tengah percepatan transformasi digital nasional.
“Teknologi informasi, kerja sama, dan kehumasan menjadi pondasi penting di era digital.
Pemasyarakatan harus adaptif dan responsif terhadap perkembangan tersebut.”
Lebih lanjut, Hilal menyampaikan Di tjenpas mengembangkan Satu Data Pemasyarakatan secara terintegrasi.

Ditjenpas Perkuat TI (Dok. Istimewa)
Pengembangan tersebut di lakukan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi berbasis aplikasi arsip digital.
Dengan demikian, sistem tersebut menghimpun data Pemasyarakatan secara terpusat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, mendorong UPT memanfaatkan pelatihan secara optimal.
Selain itu, Kadiyono menilai pelatihan tersebut mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.
“Ilmu dan pengalaman dari pelatihan ini menjadi bekal penting bagi pelaksanaan tugas setiap unit kerja.”
Di sisi lain, Ketua Penyelenggara, J.P. Budi Waskito, menjelaskan pelatihan telah menjangkau lima provinsi.
Provinsi tersebut meliputi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Riau, dan Jawa Timur.
“Kami berupaya menjangkau daerah sekaligus memperkuat sinergi TI, kerja sama, dan kehumasan Pemasyarakatan.”
Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan teknis, berbagi pengalaman, serta diskusi pemecahan masalah.
Diskusi tersebut membahas pengelolaan data, informasi, kerja sama, dan kehumasan unit kerja.
Selain itu, para Kepala UPT menerima pelatihan strategi menghadapi media saat krisis.
Pelatihan tersebut mencakup praktik doorstop di hadapan wartawan secara langsung.
Akhirnya, kegiatan ini di harapkan meningkatkan pengelolaan informasi publik secara profesional dan responsif.
- Penulis: Husni
