Dorong Pemberdayaan Desa, Wamen PPPA Tekankan Peran Strategis Perempuan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 36

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan di sela-sela peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Foto : KemenPPPA.
PAStime News, BOYOLALI – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan, menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa sebagai upaya memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Veronica Tan menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan desa. Dengan memberikan ruang berdaya dan akses yang memadai, perempuan dapat menjadi pelaku utama pembangunan, termasuk di sektor pertanian yang banyak melibatkan petani perempuan.
“Perempuan memegang peranan yang sangat penting. Ketika kita memberikan ruang berdaya dan akses kepada perempuan, mereka bisa menjadi pelaku pembangunan. Perempuan kuat, desa akan kuat, dan negara juga akan menjadi kuat,” ujar Veronica Tan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, desa merupakan ruang strategis untuk mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan peran perempuan. Saat ini, banyak perempuan desa yang tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga.
Veronica Tan menambahkan bahwa perempuan mencakup sekitar 50 persen dari total penduduk Indonesia, sehingga pemberdayaan perempuan desa memiliki dampak signifikan terhadap kemajuan komunitas desa secara keseluruhan. Upaya tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor agar menciptakan kemandirian desa yang berkelanjutan.
Salah satu bentuk konkret pemberdayaan perempuan desa yang dinilai efektif adalah melalui Program Kebun Pangan Lokal. Program ini membuka peluang peningkatan akses ekonomi bagi perempuan desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Kebun Pangan Lokal yang dikolaborasikan dengan program Kementerian Pertanian dapat membuka ruang pemberdayaan dan akses bagi perempuan. Kami juga menjalankan Kebun Pangan Lokal untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Wamen PPPA juga meyakini bahwa penguatan kapasitas perempuan desa akan berdampak langsung pada ketahanan desa secara menyeluruh. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antarkementerian dan lembaga dalam mendukung prioritas nasional, termasuk melalui pendampingan dan pembibitan oleh Kementerian Pertanian serta dukungan pemasaran melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Melalui kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan, pemberdayaan perempuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa menuju desa yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
