Duel Panas Tinju Asia! Khudoyan vs Quirante Perebutkan Gelar WBA Asia di Moskow
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 32

Poster laga tinju Edmond Khudoyan (kiri) melawan Jeplex Quirante (kanan) yang dipublikasikan dalam laman resmi World Boxing Association (WBA) yang dipantau di Jakarta, Minggu (18/1/2025). WBA
PAStime News, JAKARTA – World Boxing Association (WBA) resmi mengumumkan pertarungan bergengsi perebutan gelar juara kelas minimum (47,6 kg) WBA Asia antara petinju Rusia Edmond Khudoyan dan wakil Filipina Jeplex Quirante yang akan digelar pada 30 Januari 2026 di Moskow, Rusia.
Melalui keterangan resminya, WBA menyebut laga ini menjadi sorotan utama karena akan menandai debut profesional Edmond Khudoyan, salah satu petinju amatir kelas minimum terbaik dunia saat ini.
“Khudoyan asal Rusia akan menjalani debut profesionalnya yang sangat dinanti dengan menghadapi petinju Filipina Jeplex Quirante,” tulis WBA dalam pernyataan resminya.
Di usia 29 tahun, Khudoyan telah membangun reputasi mentereng di kancah amatir internasional. Prestasinya antara lain medali perak Kejuaraan Dunia IBA 2025 di Dubai, setelah bertarung ketat di partai final melawan Subhan Mamedov dari Azerbaijan. Ia juga tampil konsisten bersama tim nasional Rusia, termasuk di Kejuaraan Eropa 2024, yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pilar tinju kelas ringan Rusia.
Peralihan Khudoyan ke dunia profesional disebut sebagai salah satu langkah paling dinanti dalam dunia tinju Rusia, terlebih dengan langsung mempertaruhkan gelar regional WBA Asia pada laga perdananya.
Sementara itu, Jeplex Quirante datang ke Moskow dengan modal kepercayaan diri tinggi. Petinju Filipina berusia 22 tahun tersebut masih tak terkalahkan dalam enam pertarungan profesional, dengan tiga kemenangan diraih melalui knockout (KO).
Pada laga terakhirnya pada Juli 2025, Quirante sukses mengalahkan Remark Antaran melalui keputusan mutlak, sekaligus mempertahankan rekor sempurnanya. Ia dikenal mengusung gaya bertarung khas Filipina—agresif, volume pukulan tinggi, tekanan konstan, serta pertahanan disiplin—yang diyakini mampu menjadi ujian berat bagi debut profesional Khudoyan.
Pertarungan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mempertemukan teknik dan pengalaman amatir kelas dunia dari Khudoyan dengan energi muda dan agresivitas tanpa henti dari Quirante, sekaligus menjadi ajang penentuan penguasa baru kelas minimum WBA Asia.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
