Ibadah Gereja Advent di Lapas Banjarmasin Perkuat Iman dan Karakter Warga Binaan Kristiani
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Ibadah Gereja Advent di Lapas Banjarmasin Perkuat Iman dan Karakter Warga Binaan Kristiani (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, Pastime News – Warga Binaan Kristiani Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengikuti pelayanan ibadah Gereja Advent, Selasa (13/1). Ibadah berlangsung khidmat di Gereja Oikumene Lapas dengan suasana tenang dan tertib.
Pelayanan ibadah Kristiani di Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan pembinaan keagamaan sebagai fondasi penguatan iman, karakter, dan harapan Warga Binaan.
Selanjutnya, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pentingnya pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan tersebut mendukung pembentukan iman dan karakter Warga Binaan.
Pembinaan keagamaan memberikan ruang untuk memperkuat iman dan membentuk karakter yang lebih baik.
Selain itu, proses ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian selama menjalani masa pidana.
Sementara itu, Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak, mengajak peserta untuk memperkuat dasar iman.
Ia mendorong Warga Binaan menjadikan Tuhan sebagai pusat dalam kehidupan sehari-hari.
Percayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan dan jadikan Dia pusat setiap langkah.
Dengan demikian, kekuatan dan pengharapan akan terus bertumbuh.
Kemudian, pelayanan ibadah mengangkat tema Kitab Ulangan 31:8 tentang penyertaan Tuhan yang setia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pujian, dilanjutkan penyembahan, kemudian khotbah rohani.
Selanjutnya, Pdt.
Simbolon, S.Th., menyampaikan khotbah penguatan iman kepada Warga Binaan. Ia mengajak peserta meninggalkan ketakutan dan menumbuhkan kepercayaan penuh kepada Tuhan.
Penyertaan Tuhan menjadi kekuatan nyata untuk bangkit, bertumbuh, dan melangkah dengan iman.
Oleh karena itu, setiap orang dapat menghadapi kondisi apa pun dengan pengharapan.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan, Dior, menyampaikan rasa syukur atas pelayanan rohani tersebut.
Ia merasakan penguatan iman dan harapan baru di awal tahun 2026.
Melalui ibadah ini, saya kembali dikuatkan dan merasakan harapan serta pemulihan.
Dengan begitu, saya siap menjalani pembinaan dengan lebih baik.
Akhirnya, pelayanan ibadah ini menjadi ruang refleksi dan penguatan iman Warga Binaan Kristiani.
Melalui kegiatan tersebut, proses pembinaan spiritual berjalan selaras dan berkesinambungan.
- Penulis: Husni
