Kalapas Kelas I Cipinang Tegaskan Disiplin dan Kebersamaan sebagai Pilar Menjaga Marwah Organisasi
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 32

Kalapas Kelas I Cipinang Tegaskan Disiplin dan Kebersamaan sebagai Pilar Menjaga Marwah Organisasi (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Kalapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa disiplin dan kebersamaan merupakan fondasi penting dalam organisasi, Senin (12/1). Pernyataan tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran di Lapas Cipinang. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah lembaga secara konsisten.
Arahan pimpinan ini menegaskan pentingnya keseragaman, integritas, dan koordinasi solid seluruh jajaran Lapas Cipinang dalam meningkatkan pelayanan publik berlandaskan tata nilai PRIMA
Pada kesempatan yang sama, Kalapas memberikan penyesuaian terhadap seragam sesuai arahan dari Sekretaris Jenderal Kementerian.
Penyesuaian ini mencakup penggunaan baju putih setiap hari Rabu dan Kamis. Kebijakan tersebut berlaku hingga akhir Maret sebagai pengganti seragam baru. Selain itu, warna baret petugas juga disesuaikan menjadi hitam. Penyesuaian ini sekaligus mencerminkan identitas dan kedisiplinan dalam layanan publik.
“Seragam mencerminkan identitas serta komitmen terhadap disiplin dan pelayanan.
Karena itu, mari kita menjaga kekompakan, satu komando, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui diskusi terbuka. Tanggung jawab kita adalah menjaga kehormatan lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Wachid.
Sebelumnya, jajaran Lapas Cipinang mengikuti apel bersama virtual yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga.
Dalam apel tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan arahan strategis. Ia menekankan bahwa aparatur negara harus mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan. Selain itu, ia mendorong koordinasi yang solid antar unit kerja. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap netral terhadap isu yang bisa menyesatkan masyarakat.
Lebih lanjut, Yusril menilai tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh ujian bagi bangsa.
Ia menyebut bencana alam sebagai salah satu pelajaran penting bagi aparatur negara. Oleh karena itu, ia mendorong sikap solutif dan tangguh dalam menjalankan tugas.
“Aparatur negara harus tenang bertindak, sabar menyikapi isu, serta menjunjung hukum sebagai pedoman,” terang Yusril.
Ke depan, seluruh jajaran Lapas Kelas I Cipinang akan meneguhkan komitmen terhadap integritas.
Nilai tersebut menjadi komando utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, integritas juga berfungsi sebagai fondasi kepercayaan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui disiplin, koordinasi, serta pelayanan yang prima. Dengan demikian, Lapas Cipinang terus memperkuat kinerjanya sesuai dengan tata nilai PRIMA.
- Penulis: Husni
