Kalapas Pangkalan Bun Ajak Warga Binaan Jaga Situasi Aman melalui Diskusi Humanis dan Terbuka di Blok hunian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 146

Kalapas Pangkalan Bun Ajak Warga Binaan Jaga Situasi Aman melalui Diskusi Humanis dan Terbuka di Blok hunian
PANGKALANBUN,PAStime News – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pangkalan Bun, Dawa’i, menggelar diskusi bersama Warga Binaan Blok B. Kegiatan ini di dampingi staf dan komandan jaga, sebagai upaya pembinaan yang mengedepankan pendekatan humanis dan komunikatif sekaligus menjaga kedisiplinan serta ketertiban lingkungan Lapas.
Dawa’i mengajak Warga Binaan bersama-sama menjaga suasana Lapas agar tetap aman dan nyaman. Ia menekankan setiap Warga Binaan memiliki kesempatan sama untuk menjalani proses pembinaan dengan baik.
“Kami ingin menciptakan lingkungan Lapas yang tertib, aman, dan saling menghargai. Aturan di buat untuk melindungi kita bersama dan mendukung pembinaan berjalan optimal,” ujar Dawa’i.
Kalapas menekankan komunikasi terbuka sebagai bagian penting dalam pembinaan. Warga Binaan di dorong menyampaikan pendapat, masukan, maupun kendala dengan cara santun dan sesuai prosedur. “Dengan komunikasi yang baik, kita bisa saling memahami dan mencari solusi bersama,” tambahnya.
Kegiatan di lanjutkan dengan sesi di skusi, di mana Warga Binaan diberi ruang menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait kehidupan dan pembinaan di Lapas. Diskusi berlangsung terbuka, penuh rasa saling menghormati, dan tetap tertib.
Salah satu Warga Binaan, B, menyampaikan tanggapannya. “Kami merasa di hargai karena bisa berdiskusi langsung. Arahan yang di berikan membuat kami memahami pentingnya menjaga ketertiban dan mengikuti pembinaan,” ujarnya.
Diskusi ini mendapat sambutan positif dari Warga Binaan dan menjadi sarana memperkuat hubungan harmonis antara petugas dan Warga Binaan. Melalui pendekatan humanis yang terus di kedepankan, Lapas Pangkalan Bun menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan pembinaan aman, tertib, dan mendukung perubahan ke arah lebih baik.
- Penulis: Husni
