Kanwil Ditjenpas Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 45

Sumber: Kanwil Ditjenpas Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus Ibukota Jakarta mengadakan pelatihan peningkatan kehumasan dengan tema “Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi”, Rabu (15/7).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis. Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kesiapan, serta kerja sama dalam bidang kehumasan agar dapat menghadapi perubahan informasi dan berbagai kemungkinan krisis.
Selanjutnya, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis beserta operator di bidang kehumasan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pasar Daerah Khusus Jakarta turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan demikian, peserta di harapkan memiliki pemahaman yang sejalan. Selain itu, kerja sama antar unit semakin lancar dan komunikasi dengan masyarakat berjalan lebih terpadu.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo, menekankan peran penting kehumasan dalam menciptakan hubungan yang seimbang dan harmonis antara lembaga dan masyarakat.
Menurutnya, petugas humas juga harus mengelola pesan dengan tepat. Selain itu, mereka juga wajib memastikan informasi yang di sampaikan tetap dapat di percaya serta merespons setiap situasi krisis dengan cepat dan tepat.
Wachid menegaskan,
“Dengan memperkuat komunikasi dan informasi yang baik, kita dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperkuat nama baik organisasi, serta menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan terus berkembang, profesional, dan berfokus pada pelayanan yang baik.”
Ia menambahkan,
“Setiap informasi yang di berikan harus mencerminkan kemampuan organisasi dalam berkinerja dengan akuntabilitas, transparansi, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.”
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga mengundang Pemimpin Redaksi iNews Media, Aiman Witjaksono, sebagai pembicara.
Ia memaparkan perkembangan media. Selain itu, dia juga menjelaskan tentang cara mengelola aliran informasi dan strategi komunikasi yang efektif untuk menghadapi berbagai keadaan darurat.
Aiman mengatakan,
“Di tengah fenomena ‘tsunami informasi’, petugas humas di haruskan semakin teliti, cermat, kritis, dan cepat beradaptasi dalam memahami perubahan situasi yang terjadi.”
Selanjutnya, ia menambahkan,
“Hal tersebut penting agar pesan yang di sampaikan tidak menyebabkan salah paham, rasa takut, atau persepsi negatif di tengah masyarakat.”
Melalui kegiatan tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pasar Daerah Khusus Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menyampaikan informasi publik secara akuntabel, transparan, cepat, dan bertanggung jawab.
Oleh karena itu, penguatan ini sekaligus memperkuat pengelolaan komunikasi krisis yang terpadu. Akhirnya, langkah tersebut membantu mewujudkan Pemasyarakatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
- Penulis: Husni
