Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Gandeng Dunia Usaha Buka Akses Pasar Produk Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Gandeng Dunia Usaha Buka Akses Pasar Produk Warga Binaan (Dok. Istimewa)
PALU, PAStime News – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah membuka akses pasar untuk produk hasil pembinaan warga binaan melalui kerja sama dengan dunia usaha, Rabu (14/1).
Langkah ini dilakukan dengan di tandatanganinya Perjanjian Kerja Sama bersama Bukit Indah Doda Hotel & Resort sebagai mitra strategis.
Penandatanganan berlangsung di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas IIA Palu, dengan melibatkan pimpinan dari kedua belah pihak.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menandatangani PKS bersama Asisten Manajer Bukit Indah Doda Hotel & Resort, Rizal.
Melalui kerja sama ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah mendorong pembinaan kemandirian yang berfokus pada pemasaran dan keberlanjutan ekonomi.
Selain produksi, program pembinaan kini di arahkan agar produk warga binaan mampu menjangkau pasar secara berkelanjutan.
Bagus menegaskan bahwa kemitraan dengan sektor usaha menjadi kunci keberhasilan pembinaan yang berdampak langsung bagi warga binaan.
“Pembinaan kemandirian harus menghasilkan nilai ekonomi agar kepercayaan diri dan peluang reintegrasi sosial semakin kuat,” jelas Bagus.
Ia menambahkan, kerja sama ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Secara khusus, program tersebut mendorong hilirisasi produk pembinaan agar berkualitas, berdaya saing, dan memiliki kepastian pasar.
Sementara itu, Rizal menyatakan komitmen Bukit Indah Doda Hotel & Resort mendukung pemasaran produk warga binaan.
Dukungan tersebut di fokuskan pada hasil pertanian dan produk olahan dari program pembinaan Lapas dan Rutan.
“Kerja sama ini menjadi dukungan nyata terhadap pembinaan produktif dan pemberdayaan ekonomi inklusif,” tambahnya.
Dengan kolaborasi ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah menegaskan arah pemasyarakatan yang terbuka terhadap pasar.
Selain itu, kebijakan ini memperkuat peran pemasyarakatan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis inklusi sosial.
- Penulis: Husni
