Sinergi Strategis Pemprov DKI dan OJK: Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta Transformasi Digital Layanan Publik
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 30

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan vitalnya fungsi Otoritas Jasa Keuangan demi mempercepat laju perekonomian daerah.
Oleh sebab itu, beliau memberikan arahan strategis kepada peserta Calon Kepala Kantor OJK di Balai Kota, Rabu (12/8).
Lebih lanjut, agenda kunjungan kelembagaan ini menjadi sarana efektif guna mempererat komunikasi lintas institusi secara berkesinambungan.
“Saya menyambut baik pelaksanaan kunjungan kelembagaan ini sebagai ruang saling berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, serta membangun pemahaman mendalam tentang peran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi dan keuangan daerah,” ungkap Pramono Anung.
Selain itu, Gubernur Pramono memaparkan pentingnya efektivitas tata kelola pemerintahan, mulai dari perencanaan hingga transformasi digital layanan publik.
Kemudian, OJK diharapkan mampu merumuskan regulasi yang selaras dengan arah prioritas pembangunan daerah setempat.
Pasalnya, lembaga pengawas tersebut memegang peranan krusial dalam memacu investasi sekaligus memberdayakan sektor usaha mikro kecil.
“Sebagai calon pemimpin, saya sampaikan agar dalam mengambil kebijakan dapat searah dengan prioritas pembangunan di DKI Jakarta serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi dan keuangan daerah,” tegas Pramono.
Di samping itu, kolaborasi berkelanjutan perlu diperkuat demi mendongkrak tingkat literasi, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen.
“Kami berharap sinergi yang selama ini berjalan baik antara Pemprov DKI dengan OJK tetap terjaga. Mudah-mudahan momentum ini dapat mempersiapkan calon pemimpin yang membawa kebaikan bagi OJK,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala OJK Institute, Kristianto Puji Rahayu, membeberkan alasan utama penunjukan Jakarta sebagai destinasi program.
Hal tersebut disebabkan karena Jakarta mempunyai segudang program percontohan, khususnya optimalisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.
“Kenapa DKI yang kami pilih, karena DKI memiliki banyak sekali program yang dapat dicontoh untuk pengembangan ekonomi daerah dan TPAKD. Para peserta mendapat insight dari Gubernur, baik dari sisi kepemimpinan maupun creative thinking untuk memajukan daerah,” jelas Kristianto.
Pada kesempatan serupa, Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, turut merinci komposisi peserta pendidikan kepemimpinan tersebut.
Tercatat, sebanyak 45 peserta terpilih yang mencakup 33 pria serta 12 perempuan mengikuti rangkaian pelatihan ini.
Akhirnya, seluruh kader potensial tersebut dipersiapkan secara matang untuk memimpin kantor OJK di berbagai penjuru Indonesia.
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
