Komitmen Bersama Pemasyarakatan Jatim, Lapas I Madiun Turut Hadir dalam Panen Raya Serentak di SAE Lapas Banyuwangi
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 30

Foto : Humas Lapas Kelas I Madiun
PAStime News, BANYUWANGI – Lapas Kelas I Madiun menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan dengan turut hadir dalam kegiatan Panen Raya Serentak yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banyuwangi. Kehadiran Lapas Kelas I Madiun pada kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Sukamto, yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas I Madiun.
Kegiatan Panen Raya Serentak ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur sebagai wujud sinergi dan kebersamaan jajaran pemasyarakatan dalam menyukseskan program pembinaan berbasis produktivitas. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, yang secara langsung memberikan arahan kepada seluruh peserta kegiatan.
Tidak hanya dilaksanakan secara regional, Panen Raya Serentak ini juga menjadi bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia secara daring melalui platform Zoom. Dengan demikian, kegiatan ini mencerminkan keseriusan dan kesatuan langkah pemasyarakatan di seluruh Indonesia dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Dalam amanatnya, Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono menegaskan bahwa program ketahanan pangan melalui pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), serta keberadaan dapur sehat di lingkungan pemasyarakatan, merupakan wujud nyata transformasi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan menyeluruh. Menurutnya, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membina dan mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal yang memadai ketika kembali ke masyarakat.
“Program ketahanan pangan melalui SAE serta keberadaan dapur sehat adalah wujud nyata pemasyarakatan yang tidak hanya membina, tetapi juga menyiapkan warga binaan agar sehat, terampil, dan mandiri,” tegas Kadiyono dalam amanatnya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan pertanian, peternakan, maupun pengolahan pangan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, etos kerja, serta kemandirian ekonomi mereka di masa depan.
Sementara itu, kehadiran Lapas Kelas I Madiun dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur sekaligus komitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam Panen Raya Serentak ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan kesiapan untuk bersinergi dengan seluruh UPT Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, berdaya guna, dan berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
