Sidak Narkoba Mendadak di Lapas Perempuan Martapura Tegaskan Komitmen Lingkungan Aman Bebas Selundupan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 28

Sumber: Lapas Perempuan Martapura (Dok. Istimewa)
MARTAPURA, PAStime News — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura mendadak menggelar pemeriksaan tes urine secara ketat.
Oleh karena itu, tindakan tegas tersebut diambil sebagai langkah deteksi dini guna mencegah penyalahgunaan narkotika.
Akibatnya, sebanyak sepuluh orang yang terdiri dari lima petugas serta lima warga binaan wajib mengikuti tes.
Selain itu, prosedur tersebut dilakukan demi menjamin seluruh lingkungan pemasyarakatan senantiasa berada dalam kondisi aman.
Selanjutnya, Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan pentingnya pengawasan ketat yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Tes urine ini merupakan langkah pencegahan sekaligus bentuk komitmen kami untuk menjaga Lapas Perempuan Martapura tetap bersih dari narkoba. Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkala untuk mendukung proses pembinaan yang aman dan optimal,” ujar Evi.
Di samping itu, pihak medis pun turut mengawal serta memeriksa secara langsung seluruh sampel yang terkumpul.
Dengan demikian, Dokter Lapas Perempuan Martapura, dr. Hartini, menyampaikan hasil pemeriksaan dari laboratorium internal tersebut.
“Dari 10 sampel yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil negatif,” jelas dr. Hartini.
Sementara itu, pihak keamanan internal juga turut menekankan pentingnya respons cepat dalam mengantisipasi ancaman bahaya narkotika.
Oleh sebab itu, Kepala Subseksi Keamanan, Mila, memberikan pernyataan resmi terkait pelaksanaan tes insidental tersebut.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk melawan narkoba. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan bersih dari narkotika, baik dari sisi petugas maupun Warga Binaan,” tegas Mila.
Akhirnya, pihak lembaga berkomitmen melanjutkan razia rutin maupun mendadak demi mempertahankan area bebas penyalahguna zat terlarang.
- Penulis: Husni
