Korem 052 Tinjau Jawara Beton Lapas Tangerang
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 32

Sumber : Lapas Tanggerang (Dok. Istimewa)
Tangerang, Pastime News – Lapas Kelas I Tangerang menerima kunjungan dari jajaran Korem 052/Wijayakrama untuk meninjau program Jawara Beton, Kamis (23/7).
Selanjutnya, kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen Korem 052/Wijayakrama, Kolonel Inf. Zia Ulhaq.
Kemudian, Kepala Lapas Tangerang, Beni Hidayat, beserta timnya menerima langsung rombongan tersebut.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi proses produksi Jawara Beton mulai dari pencampuran bahan hingga pengendalian kualitas.
Selain itu, mereka melihat partisipasi aktif Warga Binaan dalam setiap tahap produksi.
Kemudian, rombongan melihat berbagai jenis produk, seperti paving block, roster, kanstin, batako, serta panel RISHAM.
Selanjutnya, peninjauan berlanjut ke rumah contoh RISHAM tipe 36 Plus yang menggunakan bahan berupa panel beton pracetak.
Menurut Beni, program itu memberikan keterampilan kepada Warga Binaan yang sesuai dengan apa yang di butuhkan di dunia kerja.
Selain membantu meningkatkan kemampuan, program tersebut juga membentuk sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta budaya kerja yang profesional.
“Kami ingin pembinaan benar-benar membekali Warga Binaan agar bisa beradaptasi dengan baik ketika kembali ke masyarakat. “Mereka mendapatkan keterampilan, insentif berdasarkan hasil kerja, serta perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” kata Beni.
Sementara itu, Kolonel Inf. Zia Ulhaq menghargai tingkat pelatihan dan hasil produk yang di hasilkan oleh Jawara Beton.
Menurutnya, program itu menunjukkan bahwa pembinaan bisa menghasilkan produk yang baik sekaligus meningkatkan kemampuan Warga Binaan.
“Kami melihat peluang besar untuk bekerja sama agar karya warga binaan bisa digunakan lebih luas lagi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” puji dia.
Selanjutnya, Korem 052/Wijayakrama berencana menggunakan produk Jawara Beton untuk membangun fasilitas lapangan tembak.
Karena itu, kerja sama ini di harapkan dapat meningkatkan penggunaan hasil pelatihan serta memperkuat peran Warga Binaan dalam pembangunan negara.
- Penulis: Husni
