PERKUAT MANAJEMEN RISIKO BENCANA, LAPAS BANDANAIRA BANGUN KOLABORASI STRATEGIS BERSAMA POS SAR DAN PT PLN BANDA NAIRA GUNA MEMASTIKAN KESELAMATAN SERTA KEANDALAN SARANA PRASARANA
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 34

Sumber: Lapas Bandanaira (Dok. Istimewa)
BANDA NAIRA, PAStime News — Guna memperkuat mitigasi bencana, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bandanaira melangsungkan kunjungan kerja strategis, Rabu (26/8).
Selanjutnya, rombongan mendatangi Pos Search and Rescue Banda serta PT PLN Unit Layanan Pelanggan Banda secara berurutan.
Agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama Kepala Subseksi Keamanan Ketertiban, Amier Azan.
Selain itu, jajaran staf beserta para peserta magang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan koordinasi antarinstansi tersebut.
Oleh karena itu, langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap ancaman bencana yang tidak terprediksi.
Sebab, Abdul Samad Rumuar menegaskan:
“Kami membahas langkah-langkah strategis mitigasi yang perlu diambil jika terjadi bencana alam atau bencana nonalam.”
Bahkan, beliau mengingatkan peristiwa gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Kepulauan Banda pada tanggal 24 Agustus 2026 lalu.
Meskipun tidak berdampak besar, namun kejadian tersebut menjadi alarm penting untuk terus meningkatkan kewaspadaan seluruh jajaran.
Oleh sebab itu, edukasi mitigasi efektif sangat krusial demi meminimalkan risiko bahaya serta menjaga keselamatan bersama.
Di samping itu, Kepala Pos SAR Banda, Ezau Risamasu, menyambut amat baik inisiatif sinergi darurat tersebut.
Hasilnya, pihak SAR menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelatihan teknis penanganan situasi darurat bagi petugas.
Bahkan, Pos SAR Banda juga menyiagakan dukungan pasokan peralatan darurat, bantuan logistik, hingga bantuan teknis.
Lebih lanjut, Ezau Risamasu menegaskan:
“Kami siap berkontribusi dalam peningkatan kapasitas dan mitigasi bencana agar penanganan situasi darurat dapat dilakukan cepat.”
“Selain itu, kolaborasi ini memperkuat kesiapsiagaan kita bersama sehingga mampu meminimalkan risiko akibat bencana.”
Senada dengan hal tersebut, Manager ULP Banda, Randy Prasetyo, menyambut positif langkah responsif Lapas Bandanaira.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor amat vital, terutama untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan saat darurat bencana.
Oleh karena itu, Randy Prasetyo menyampaikan:
“Kami siap mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan yang dilakukan Lapas Bandanaira, khususnya terkait aspek kelistrikan.”
“Sebab, koordinasi ini penting agar jika terjadi gangguan listrik, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.”
Dengan demikian, PLN ULP Banda berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik Lapas Bandanaira dalam kondisi darurat.
Pada akhirnya, Lapas Bandanaira berharap kolaborasi ini menciptakan sistem manajemen penanggulangan bencana yang terintegrasi.
Singkatnya, kemitraan ini menjadi pijakan utama dalam menjamin keselamatan optimal seluruh petugas maupun Warga Binaan.
- Penulis: Husni
