Lapas Batang Tampilkan Karya Warga Binaan di Batang Nusantara Expo 2025, Dorong UMKM dan Pembinaan Mandiri
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 153

Lapas Batang Tampilkan Karya Warga Binaan di Batang Nusantara Expo 2025 (Dok. Istimewa)
BATANG, PAStime News – Lapas Kelas IIB Batang berpartisipasi dalam Batang Nusantara Expo 2025 di Alun-Alun Kabupaten Batang.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai 27 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Selanjutnya, partisipasi ini menjadi wujud komitmen Lapas Batang dalam menampilkan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Selain itu, kegiatan ini membuka ruang interaksi langsung antara Warga Binaan dan masyarakat.
Keikutsertaan Lapas Batang pada Batang Nusantara Expo 2025 menegaskan komitmen pembinaan kemandirian Warga Binaan berbasis ekonomi produktif.
Kepala Lapas Batang Nurhamdan menilai expo ini sebagai sarana strategis promosi hasil pembinaan.
Oleh karena itu, Lapas Batang memperkenalkan kreativitas Warga Binaan secara terbuka kepada publik.
Nurhamdan berharap masyarakat semakin mengenal, mengapresiasi, dan meminati hasil pembinaan Warga Binaan Lapas Batang.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Batang menyelenggarakan Batang Nusantara Expo sebagai wadah kolaborasi daerah.
Selain promosi, expo ini mendorong inovasi produk unggulan Nusantara secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menampilkan potensi UMKM, industri, perdagangan, serta seni dan hiburan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Batang menampilkan berbagai karya unggulan Warga Binaan.
Selain itu, pameran juga menghadirkan karya Warga Binaan dari UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah.
Dengan demikian, kolaborasi lintas UPT memperkuat citra pembinaan Pemasyarakatan.
Pada pembukaan acara, Bupati Batang Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kembalinya expo ini.
Bupati menegaskan Batang Nusantara Expo sebagai momentum kebangkitan UMKM Kabupaten Batang dan Indonesia.
Selanjutnya, Lapas Batang memperkenalkan produk pembinaan sebagai bukti keberhasilan program kemandirian.
Pameran ini sekaligus mengedukasi publik tentang keterampilan produktif Warga Binaan.
Lebih jauh, produk yang ditampilkan memiliki nilai ekonomi dan daya saing pasar.
Oleh sebab itu, pembinaan Pemasyarakatan berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi daerah.
Akhirnya, partisipasi Lapas Batang mempertegas Pemasyarakatan sebagai institusi pembinaan produktif.
Selain itu, kehadiran ini mendukung penguatan sektor UMKM dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.
- Penulis: Husni
