Lapas Cibinong Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Nasrani Melalui Ibadah Gereja Bersama Mitra PGI
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 21

Lapas Cibinong Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Nasrani Melalui Ibadah Gereja Bersama Mitra PGI (Dok. Istimewa)
CIBINONG, Pastime News – Lapas Kelas IIA Cibinong menyelenggarakan ibadah gereja bagi Warga Binaan Nasrani, Senin (26/1). Kegiatan tersebut dilakukan bersama mitra, yaitu Kelompok Kerja Pelayanan Persatuan Gereja Indonesia.
Ibadah gereja di Lapas Kelas IIA Cibinong menjadi wujud pemenuhan hak beribadah sekaligus sarana penguatan iman, mental, dan perubahan perilaku Warga Binaan Nasrani
Ibadah berlangsung di Gereja Oikumene Terang Dunia.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian guna memperkuat nilai spiritual dan mental Warga Binaan.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan pentingnya pembinaan kerohanian.
Menurutnya, pembinaan spiritual ini membantu membentuk karakter positif selama masa hukuman.
Selain itu, Lapas Cibinong memberikan fasilitas ibadah sebagai bentuk pemenuhan hak beribadah bagi Warga Binaan.
Kegiatan ini juga bertujuan membangun ketenangan batin, memperkuat iman, serta mengubah perilaku mereka.
Wisnu menilai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan.
Ia berharap pembinaan ini konsisten membekali Warga Binaan dengan mental dan moral yang kuat.
Ibadah yang di adakan berjalan khidmat, tertib, dan penuh penghayatan.
Kegiatan di mulai dengan puji-pujian dan doa bersama secara berurutan.
Selanjutnya, Pdt.
Lusiana Harianja menyampaikan khutbah yang bertujuan memperkuat iman. Ia mengajak Warga Binaan untuk tetap menjaga harapan dan semangat dalam berubah.
Pdt.
Lusiana juga mengapresiasi sinergi pelayanan kerohanian bersama Lapas Cibinong. Pelayanan tersebut di harapkan mampu memperkuat iman dan motivasi Warga Binaan selama masa pembinaan.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan Nasrani dengan inisial RS menyampaikan rasa syukur.
Ia merasa ibadah memberikan ketenangan batin dan mendorongnya untuk terus memperbaiki diri.
Selama pelaksanaan ibadah, petugas melakukan pengawasan secara optimal.
Pengawasan ini tetap menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Pada akhirnya, Lapas Cibinong berharap pembinaan kepribadian Warga Binaan Nasrani dapat berjalan optimal.
Dengan demikian, mereka siap kembali berperan secara positif di masyarakat.
- Penulis: Husni
