Lapas Kelas IIA Banjarmasin Optimalkan Brandgang Tanam 200 Terong Ungu
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 141

Lapas Kelas IIA Banjarmasin Optimalkan Brandgang Tanam 200 Terong Ungu
BANJARMASIN,PAStime News – Pemanfaatan lahan brandgang melalui penanaman terong ungu menjadi langkah konkret Lapas Banjarmasin mendukung ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan secara berkelanjutan.
Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengoptimalkan lahan brandgang dengan menanam 200 bibit terong ungu, Rabu (28/1).
Selain itu, kegiatan ini mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemanfaatan lahan idle.
Selanjutnya, Lapas Banjarmasin mengubah area brandgang menjadi lahan pertanian produktif dan berkelanjutan.
Kemudian, langkah ini sekaligus memperkuat kontribusi Pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional.
Selain itu, kegiatan penanaman melibatkan pejabat struktural, petugas, peserta magang, dan Warga Binaan.
Kemudian, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Bagus Paras Etika turut mendampingi pelaksanaan kegiatan.
Selanjutnya, Kepala Subbagian Tata Usaha Hutan Triwibowo hadir bersama jajaran KPLP dan Giatja.
Sementara itu, Warga Binaan peserta pembinaan kemandirian pertanian mengikuti kegiatan secara aktif.
Dengan demikian, program ini mendorong keterlibatan langsung Warga Binaan dalam kegiatan produktif.
Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah menegaskan komitmen dukungan terhadap kebijakan pimpinan.
Selain itu, ia menyebut kegiatan ini sebagai implementasi nyata pemanfaatan lahan idle Pemasyarakatan.
Penanaman ini menjadi wujud dukungan Lapas Banjarmasin terhadap program aksi Menteri.
Selain itu, kami mengoptimalkan lahan idle agar lebih produktif dan bermanfaat.
Insya Allah, hasil panen mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas.
Selanjutnya, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Bagus Paras Etika menyoroti nilai pembinaan berkelanjutan.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa kegiatan pertanian membangun keterampilan dan karakter Warga Binaan.
Melalui pertanian, Warga Binaan berlatih keterampilan kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Selain itu, program ini menjadi bekal kemandirian setelah kembali ke masyarakat.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial AH menyampaikan antusiasme mengikuti kegiatan.
Kemudian, ia merasakan manfaat langsung dari keterlibatan dalam program pertanian.
Kami senang mengikuti kegiatan ini karena menambah ilmu dan rasa produktif.
Semoga pengalaman ini menjadi bekal saat kami kembali ke masyarakat.
Dengan demikian, Lapas Banjarmasin terus mendorong pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan.
Selain itu, optimalisasi lahan brandgang memperkuat fungsi Pemasyarakatan yang produktif dan humanis.
- Penulis: Husni
