Lapas Kelas IIA Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran melalui Simulasi Bersama Damkar Kota Palu Menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 129

Foto : Humas Lapas Palu
PAStime News, PALU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu menggelar simulasi penanggulangan kebakaran dan demo penggunaan alat pemadam api untuk menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu, melibatkan jajaran struktural, petugas Lapas, dan peserta magang guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Selama kegiatan, petugas Damkar Kota Palu memberikan materi pencegahan kebakaran, potensi penyebab api, dan langkah-langkah awal penanganan kebakaran di lingkungan Lapas. Kegiatan dilanjutkan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), di mana petugas memperagakan teknik penggunaan APAR yang benar dan aman, diikuti oleh perwakilan petugas Lapas Palu sebagai latihan langsung.
Frans, Anggota Regu Pengamanan, menekankan pentingnya pelatihan ini. “Pelatihan ini membekali kami pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran. Latihan APAR memberikan keterampilan praktis untuk memadamkan api secara aman dan cepat sebelum membahayakan keselamatan Warga Binaan dan petugas,” ungkapnya.
Rival dari Damkar Kota Palu menambahkan bahwa pencegahan kebakaran dimulai dari disiplin bersama petugas, termasuk pengecekan rutin instalasi listrik, pengawasan alat elektronik, serta pengendalian bahan mudah terbakar di blok hunian dan area kantor. “Petugas harus memahami langkah penanganan kebakaran. Keselamatan Warga Binaan, petugas, dan pengamanan area tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran penting untuk memperkuat sistem pengamanan dan keselamatan di satuan kerja Pemasyarakatan. Seluruh UPT Pemasyarakatan perlu terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya saat perayaan besar seperti Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Palu berharap seluruh petugas memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar pencegahan serta penanganan awal kebakaran. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat menghadapi keadaan darurat. Simulasi berlangsung dengan tertib, aman, dan diikuti antusiasme tinggi dari seluruh peserta.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
