Lapas Luwuk Panen 23 Kilogram Sawi Hidroponik
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 36

Sumber : Lapas Luwuk (Dok. Istimewa)
Luwuk, Pastime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk kembali mencatat keberhasilan dalam membina kemandirian warga binaannya melalui panen sayuran sawi hidroponik sebanyak 23 kilogram, Sabtu (25/7).
Selanjutnya, panen dilakukan di Sarana Asimilasi dan Edukasi sebagai bagian dari pembelajaran pertanian modern bagi Warga Binaan.
Selanjutnya, para warga binaan mengikuti seluruh proses budidaya secara langsung, mulai dari penyemaian benih hingga saat panen tiba.
Selain itu, mereka belajar tentang campuran nutrisi, cara memindahkan bibit, serta merawat tanaman dengan sistem hidroponik.
Sementara itu, hasil panen juga di gunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan di sekitar Lapas.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Heru Cahyoni, mengatakan keberhasilan itu tercapai berkat bantuan yang terus-menerus di berikan.
“Pembinaan ini fokus pada cara kerja langsung agar Warga Binaan bisa memahami setiap langkah dalam budidaya hidroponik. Keberhasilan panen sawi menjadi motivasi untuk terus membangun kemandirian yang produktif dan berkelanjutan,” jelas Heru.
Di sisi lain, seorang warga binaan yang memiliki inisial M mengatakan bahwa ia mendapatkan pengalaman yang bermanfaat selama ikut serta dalam program tersebut.
“Awalnya saya tidak memahami teknik hidroponik. Berkat bantuan petugas, kami akhirnya mendapatkan hasil panen yang bagus. “Ilmu ini ingin saya lanjutkan setelah bebas nanti,” katanya.
Selanjutnya, Pelaksana Harian Kepala Lapas Luwuk, Feldianto, mengatakan bahwa panen tersebut menunjukkan bahwa pembinaan berbasis keterampilan telah berhasil.
Menurutnya, warga binaan tidak hanya menguasai teknik pertanian modern, tetapi juga melatih disiplin, tanggung jawab, dan sikap kerja yang baik.
“Hasil panen sawi yang baik menunjukkan bahwa warga binaan berhasil mempelajari prosesnya dengan baik. Bekal ini di harapkan bisa menjadi bahan untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Feldianto.
Dengan demikian, Lapas Luwuk terus memperkuat pembinaan kemandirian dengan cara melakukan budidaya hidroponik modern.
Selain membantu meningkatkan kemampuan kerja, program ini juga mendukung sistem pemasyarakatan dan membantu warga binaan siap memberi kontribusi positif setelah selesai menjalani hukuman.
- Penulis: Husni
