Lapas Muara Tebo Perkuat Hak Pendidikan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 50

Sumber: Lapas Muara Tebo (Dok. Istimewa)
MUARA TEBO, PAStime News – Lapas Kelas IIB Muara Tebo terus berupaya memenuhi hak pendidikan bagi para warga binaan dengan menyelenggarakan Ujian Semester Genap 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Muara Tebo pada hari Rabu, 10 Juni.
Sebanyak delapan orang warga binaan mengikuti ujian pendidikan kesetaraan yang di selenggarakan tahun ini.
Peserta terdiri dari tiga orang yang mengikuti Program Paket B setara SMP.
Sementara lima peserta lainnya mengambil bagian dalam Program Paket C setara SMA.
Pelaksanaan ujian di awasi oleh tenaga pengajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo.
Selain itu, petugas registrasi di Lapas Muara Tebo memastikan agar proses berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ivan Aditya, selaku Pelaksana Harian Kepala Subseksi Registrasi Lapas Muara Tebo, menekankan pentingnya pendidikan sebagai hak yang harus dipenuhi.
Ia berpendapat bahwa pendidikan harus tetap di terima oleh warga binaan selama menjalani hukuman.
“Kami berkomitmen memberikan peluang bagi Warga Binaan untuk melanjutkan pendidikan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga di harapkan dapat meningkatkan kualitas diri para peserta.
Dengan demikian, warga binaan memiliki peluang yang lebih baik di masa depan.
Di sisi lain, Albert Willy, petugas registrasi di Lapas Muara Tebo, menjelaskan bahwa persiapan untuk ujian dilakukan melalui koordinasi yang intens.
Koordinasi ini melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan baik.
“Ujian ini merupakan bagian dari program pengembangan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan,” ujarnya.
Ia juga berharap pendidikan kesetaraan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Di sisi lain, Arbain, pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, memberikan pujian atas keseriusan peserta ujian.
“Kami melihat peserta mengikuti ujian dengan tekun dan penuh semangat,” ungkap Arbain.
Ia percaya bahwa kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pendidikan dalam pembentukan karakter dan pengembangan diri.
Salah satu peserta, Oji, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk belajar di dalam penjara.
“Saya berharap dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik dan menjadikannya sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui program ini, Lapas Muara Tebo terus memperkuat pembinaan berkelanjutan dalam bidang pendidikan.
Selain meningkatkan pengetahuan, program ini juga mendukung pengembangan keterampilan dan kualitas diri para warga binaan.
- Penulis: Husni
