Lapas Narkotika Karang Intan bersama Roemah Pelita Tutup Rehabilitasi Tahap II
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 136

Lapas Narkotika Karang Intan bersama Roemah Pelita Tutup Rehabilitasi Tahap II
KARANG INTAN, PAStime News – Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan bersama Yayasan Roemah Pelita menutup Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahap II, Jumat (12/12).
Selain itu, penutupan berlangsung di Aula Kunjungan sebagai penanda selesainya rangkaian rehabilitasi terpadu.
Selanjutnya, program ini berfokus pada pemulihan ketergantungan, pembinaan mental, serta penguatan kesiapan hidup sehat dan produktif.
Sementara itu, jajaran struktural Lapas Narkotika Karang Intan menghadiri langsung kegiatan penutupan rehabilitasi tersebut.
Selain itu, pejabat hadir meliputi Kasubbag Tata Usaha, pejabat pelaporan, kepegawaian, keuangan, serta bimbingan kemasyarakatan.
Kemudian, Yayasan Roemah Pelita turut mendampingi peserta hingga program berakhir secara resmi.
Penguatan Rehabilitasi Terpadu Melalui Sinergi Lapas dan Mitra Profesional Demi Mempersiapkan Warga Binaan Menuju Kehidupan Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bebas Narkoba
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rehabilitasi tahap kedua.
Lebih lanjut, ia menegaskan rehabilitasi sebagai proses penting pemulihan menyeluruh bagi Warga Binaan.
Rehabilitasi bukan sekadar kegiatan formal, melainkan proses pemulihan menyeluruh.
Oleh karena itu, pembelajaran diharapkan menjadi bekal nyata membangun masa depan lebih baik.
Senada, Kasubbag Tata Usaha Lapas Narkotika Karang Intan, Kuderi, menekankan pentingnya komitmen pascarehabilitasi.
Selain itu, ia mengingatkan konsistensi sebagai kunci meninggalkan narkoba dan menjalani hidup sehat.
Pelajaran selama rehabilitasi harus terus dipertahankan.
Dengan demikian, Warga Binaan mampu menjaga tekad hidup sehat dan bebas narkoba.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Roemah Pelita, Jamal, mengapresiasi sinergi kuat selama program berlangsung.
Selanjutnya, ia menilai dukungan Lapas sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pemulihan peserta.
Rehabilitasi ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan perubahan berkelanjutan.
Oleh sebab itu, komitmen harus terus dijaga dan diperkuat bersama.
Sebagai simbol penutupan, panitia melepas tanda peserta dan menyerahkan sertifikat kepada seluruh Warga Binaan.
Selain itu, sertifikat menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi menjaga perubahan positif berkelanjutan.
Selama program berlangsung, rehabilitasi mencakup konseling individu dan terapi kelompok terstruktur.
Kemudian, kegiatan juga meliputi pembinaan mental, spiritual, edukasi bahaya narkoba, serta penguatan kemampuan sosial.
Dengan berakhirnya Rehabilitasi Tahap II, Lapas Narkotika Karang Intan berharap perubahan positif terus berlanjut.
Oleh karena itu, Warga Binaan diharapkan kembali ke masyarakat secara sehat, produktif, dan bebas narkoba.
- Penulis: Husni
