Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kepribadian Lewat Program Literasi Dasar Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kepribadian Lewat Program Literasi Dasar Warga Binaan
PIRU,PAStime News – Melalui pendampingan membaca dan menulis yang melibatkan peserta magang, Lapas Kelas IIB Piru menghadirkan pembinaan literasi dasar yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan sebagai bekal reintegrasi sosial Warga Binaan.
Lapas Kelas IIB Piru, secara konsisten, memperkuat pembinaan kepribadian melalui peningkatan literasi dasar.
Pada Jumat, peserta magang mendampingi Warga Binaan belajar membaca dan menulis.
Kegiatan ini, selanjutnya, berlangsung di perpustakaan Lapas Piru secara terstruktur.
Dengan demikian, Warga Binaan memperoleh pendampingan literasi yang lebih fokus.
Program literasi ini, pada dasarnya, menjadi bagian pembinaan berkelanjutan Lapas Piru.
Oleh karena itu, kemampuan dasar Warga Binaan terus diperkuat.
Dalam pelaksanaannya, kemudian, peserta magang berperan sebagai pendamping belajar aktif.
Mulai dari, pengenalan huruf, membaca kalimat sederhana, hingga latihan menulis mandiri.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, selanjutnya, menegaskan komitmen pembinaan humanis dan bermakna.
“Kami percaya literasi menjadi pintu awal menuju perubahan,”
ujar Hery Kusbandono.
“Pendampingan intensif membuat proses belajar lebih efektif,”
tambahnya.
Senada, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Wikrama Jaya, kemudian, menjelaskan tujuan program literasi.
“Program ini menjawab kebutuhan riil Warga Binaan,”
tutur Wikrama Jaya.
“Kehadiran peserta magang menciptakan suasana belajar yang lebih akrab,”
lanjutnya.
Dari sisi Warga Binaan, selanjutnya, program ini memberikan dampak positif nyata.
Salah satunya, dirasakan langsung oleh Warga Binaan berinisial O.
“Sekarang saya mulai percaya diri membaca dan menulis,”
ungkap O.
“Saya ingin membaca buku dan menulis surat untuk keluarga,”
tambahnya.
Melalui program ini, akhirnya, Lapas Piru menegaskan pembinaan berorientasi pengembangan martabat manusia.
Dengan demikian, kolaborasi sederhana menghadirkan perubahan besar bagi masa depan Warga Binaan.
- Penulis: Husni
