Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan melalui Ibadah Buka Usbu
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 31

Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan melalui Ibadah Buka Usbu (Dok. Istimewa)
PIRU, PAStime News – Lapas Kelas IIB Piru terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan.
Pada Senin, 19 Januari, petugas bersama Warga Binaan yang beragama Kristen melaksanakan Ibadah Buka Usbu.
Kegiatan ini berjalan dengan khidmat di Gereja Ebenhaezer yang terdapat di Lapas Piru.
Pelaksanaan Ibadah Buka Usbu di Gereja Ebenhaezer Lapas Kelas IIB Piru menegaskan komitmen berkelanjutan Pemasyarakatan dalam membina spiritual, karakter, dan moral Warga Binaan secara konsisten
Selanjutnya, petugas Lapas Piru, Risard Chandra Nahamau, langsung memimpin ibadah tersebut.
Semua peserta ibadah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan konsentrasi.
Selain itu, Ibadah Buka Usbu ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal pekan.
Dalam ibadah tersebut, peserta mendengarkan pembacaan pasal 15 dalam Kitab Lukas, ayat 3–7.
Firman Tuhan tersebut menceritakan perumpamaan tentang domba yang hilang.
Melalui ayat tersebut, peserta diajak untuk merenungkan kasih, pengampunan, dan perhatian Tuhan.
Risard menjelaskan bahwa ibadah menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
Ia menekankan pentingnya kesadaran akan kasih Tuhan dalam proses pembinaan Warga Binaan.
Dengan cara ini, Warga Binaan terdorong untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan yang berinisial AT menyampaikan rasa syukurnya.
Ia mengungkapkan bahwa ibadah memberikan kekuatan dan harapan.
Menurutnya, kegiatan ini membantu menumbuhkan semangat perubahan diri.
Di sisi lain, Kasi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Muh.
Ramdhan Basir, menegaskan peran penting pembinaan rohani.
Ia menilai kegiatan rohani membantu membangun nilai spiritual, moral, dan etika.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting saat Warga Binaan kembali ke masyarakat.
Terpisah, Kalapas Piru, Hery Kusbandono, mengapresiasi pelaksanaan Ibadah Buka Usbu.
Ia menegaskan pembinaan rohani menjadi pilar utama dalam proses pemasyarakatan.
Oleh karena itu, Lapas Piru berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan positif dan berkelanjutan.
Dengan terlaksanannya ibadah tersebut, Lapas Piru berharap proses pembinaan dapat berjalan optimal.
Selain itu, Warga Binaan di harapkan semakin memperkuat keimanan dan kedisiplinan.
Akhirnya, proses pembinaan mampu membentuk karakter yang lebih baik secara berkelanjutan.
- Penulis: Husni
