Lapas Saumlaki Panen Sawi Segar, Dukung Program Kemandirian dan ketahanan Pangan
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 83

Lapas Saumlaki mengadakan panen sawi segar untuk mendukung ketahanan pangan dan membentuk karakter produktif warga binaan. (Dok: Humas Lapas Saumlaki)
PAStime News, Saumlaki, 14 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat program pembinaan kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki melaksanakan panen sawi segar di lahan pertanian milik warga binaan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (14/10). Ini menjadi bagian dari langkah nyata Lapas dalam mendorong ketahanan pangan. Langkah ini juga membentuk karakter kerja produktif bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas III Saumlaki, Ilham, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian. Misalnya, budidaya sawi bertujuan menciptakan lingkungan Lapas yang hijau, bersih, dan produktif.
“Melalui kegiatan pertanian seperti budidaya sawi, kami ingin memberikan bekal keterampilan serta membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang bermanfaat,” ungkap Ilham.
Panen kali ini menghasilkan 10 kilogram sawi segar yang akan di gunakan untuk kebutuhan dapur Lapas dan sebagian akan di jual guna mendukung operasional program pembinaan selanjutnya.
Kasubsi Pembinaan, Andrey Maspaitella, menambahkan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama antara petugas dan warga binaan. Kegiatan ini di laksanakan secara rutin. Hal ini di lakukan dalam rangka pembinaan keterampilan kerja.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dalam kegiatan pertanian, karena selain melatih kedisiplinan dan tanggung jawab, juga memberikan keterampilan nyata yang dapat mereka gunakan setelah bebas nanti,” jelas Andrey.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi. Apresiasi ini di berikan atas komitmen Lapas Saumlaki dalam menjalankan pembinaan berbasis pertanian.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya berkontribusi pada kemandirian pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan yang efektif dalam menanamkan nilai kerja keras dan tanggung jawab bagi warga binaan,” ujarnya.
Salah satu warga binaan berinisial SF yang terlibat langsung dalam proses penanaman hingga panen sawi, mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan yang diberikan.
“Kami senang bisa ikut menanam dan memanen sawi ini. Selain menambah keterampilan, kami merasa diberi kepercayaan untuk berkontribusi dan belajar hal baru setiap harinya,” ucap SF.
Melalui kegiatan panen ini, Lapas Saumlaki menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada pemasyarakatan, tetapi juga pada pengembangan potensi diri warga binaan.
Dengan mengintegrasikan program ketahanan pangan dan pelatihan keterampilan, Lapas Kelas III Saumlaki terus membangun lingkungan pembinaan yang sehat, mandiri, dan siap membawa perubahan positif bagi masa depan warga binaan.
- Penulis: mamang
