Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Lapas Sragen Go International, Coco Rope Tembus Pasar Belgia

Lapas Sragen Go International, Coco Rope Tembus Pasar Belgia

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 47

PAStime News, Sragen – Lapas Kelas IIA Sragen kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada Rabu (30/07), Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, secara simbolis melepas ekspor perdana Coco Rope ke Belgia. Produk berupa tali sabut kelapa ini merupakan hasil karya warga binaan yang telah melalui proses pembinaan produktif.

Warga binaan merancang Coco Rope, mainan ramah lingkungan berkualitas internasional, yang menandai kontribusi Lapas dalam mendorong kemandirian ekonomi.

“Ini bukti konkret bahwa warga binaan tidak hanya bisa berkarya, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi dan layak ekspor. Program ini juga sejalan dengan akselerasi pemberdayaan warga binaan sebagai bagian dari UMKM unggulan,” ujar Mardi dalam sambutannya.

Di sisi lain, pelepasan ekspor ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Forkopimda Sragen, para pemangku kepentingan, serta kepala UPT Pemasyarakatan se-Karesidenan Surakarta turut hadir dalam kegiatan tersebut. Warga binaan perempuan menyambut acara dengan pertunjukan seni Tari Gambyong, simbol keberhasilan pembinaan vokasional dan budaya.

Tak hanya menghadiri secara seremonial, Mardi juga meninjau langsung proses produksi Coco Rope. Ia mengamati setiap tahapan, mulai dari pengolahan sabut kelapa hingga pengemasan akhir, sambil menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif warga binaan dan kualitas hasil kerja mereka.

“Pencapaian ini harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan di Jawa Tengah. Kita ingin menjadikan Pemasyarakatan sebagai ruang pemberdayaan dan transformasi, bukan sekadar tempat menjalani hukuman,” tegasnya.

Sementara itu, Kalapas Sragen, Mohamad Maolana, menjelaskan bahwa ekspor ini merupakan hasil dari sinergi erat antara lapas, warga binaan, dan mitra usaha. Melalui pendampingan intensif, seluruh proses produksi di jalankan secara profesional dan berkelanjutan.

“Coco Rope membuktikan bahwa pembinaan yang tepat dapat melahirkan produk yang kompetitif dan berdampak nyata. Harapan kami, pencapaian ini bisa memotivasi warga binaan lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi positif,” jelas Maolana.

Dengan demikian, lewat ekspor Coco Rope, Lapas Sragen tidak hanya menunjukkan keberhasilan pembinaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Produk karya warga binaan ini membuktikan bahwa institusi pemasyarakatan dapat menjadi pusat pemberdayaan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional hingga ke tingkat global.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Luwuk Adakan Pemeriksaan HPV DNA Gratis untuk WB

    Upaya Cegah Kanker Serviks, Lapas Luwuk Hadirkan Pemeriksaan HPV DNA untuk Warga Binaan

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PASrime News, Luwuk — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, Petugas, dan Ibu Dharma Wanita. Ini di lakukan melalui kegiatan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA serta cek kesehatan gratis. Program ini berlangsung berkat sinergi antara Lapas Luwuk dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Palu […]

  • Lapas Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan kreativitas dan produktivitasnya melalui kegiatan pembuatan celengan karakter. (Dok: Humas Lapas Purwokerto)

    Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto Tunjukkan Kreativitas Melalui Pembuatan Celengan Karakter

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PAStime News, Purwokerto – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan kreativitas dan produktivitasnya melalui kegiatan pembuatan celengan karakter. Kegiatan ini bagian dari program pembinaan kemandirian Lapas untuk menumbuhkan kreativitas, disiplin, dan tanggung jawab warga binaan, Kamis (9/10). Pembuatan celengan karakter ini di lakukan secara mandiri oleh warga binaan dengan memanfaatkan bahan-bahan […]

  • Rutan Kudus Terima 100 Matras dan 5 Borgol dari Ditjenpas

    Rutan Kudus Terima 100 Matras dan 5 Borgol dari Ditjenpas

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PAStime News, Kudus – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyerahkan 100 matras dan 5 borgol kepada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus. Pihak Rutan menerima seluruh barang dalam kondisi baru dan langsung menyiapkan penggunaannya. Rutan Kudus menyambut baik bantuan ini karena di nilai sangat menunjang peningkatan pelayanan serta keamanan di blok hunian. Dropping barang tersebut juga […]

  • Usai visitasi Dinkes Maluku, Klinik Pratama Lapas Kelas III tingkatkan layanan untuk capai akreditasi Kemenkes. (Dok: Humas Lapas Namlea)

    Menuju Akreditasi: Lapas Namlea Tambah Peralatan Medis Klinik

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PAStime News, Namlea – Usai menerima visitasi dari Dinas Kesehatan Maluku sepekan lalu terkait evaluasi penanganan Tuberkulosis (TBC), Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan khususnya dalam memenuhi target status akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Lapas Namlea terus tingkatkan mutu layanan dengan memenuhi standar klinik, termasuk […]

  • Bogor Illustration Fair 2025 diresmikan Walikota Bogor

    Bogor Illustration Fair 2025 diresmikan Walikota Bogor

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PAStime News, Bogor – Bogor Illustration Fair (BIF) 2025 secara resmi di buka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, pada Jumat (29/8/2025) di Mall BTM Bogor lantai LG. Event yang sudah memasuki tahun ketiga ini di gelar selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Agustus. Acara ini menampilkan karya dari 63 ilustrator berbakat. Bogor […]

  • Lapas Tolitoli Sepakati PKS Pelayanan Kesehatan dengan RSU Hj. Zubaeda Bantilan (Dok. Istimewa)

    Lapas Tolitoli Perkuat Layanan Medis Melalui PKS dengan RSU Hj. Zubaeda Bantilan

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TOLITOLI, PAStime News — Lapas Kelas IIB Tolitoli menyepakati kerja sama dengan RSU Hj. Zubaeda Bantilan melalui penandatanganan PKS pada Kamis (11/12). Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, dan Direktur UPT RSU Hj. Zubaeda Bantilan, dr. Fadly, menandatangani dokumen tersebut untuk memperkuat layanan kesehatan bagi Warga Binaan. Kolaborasi strategis antara Lapas Tolitoli dan RSU Hj. Zubaeda Bantilan […]

expand_less