Lapas Tual Gelar Razia Dadakan, Sejumlah Barang Terlarang Disita
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 40

Lapas Tual melaksanakan razia mendadak untuk menjaga keamanan lingkungan dan menyita barang-barang terlarang. (Dok: Humas Lapas Tual)
PAStime News, Langgur, 9 Oktober 2025 — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali menggelar razia mendadak di blok hunian warga binaan pada Kamis (9/10). Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas gangguan.
Petugas mulai melaksanakan razia sekitar pukul 13.00 WIT. Mereka menyisir seluruh kamar dan blok hunian tanpa terkecuali. Selama pemeriksaan, petugas meminta warga binaan untuk keluar dari kamar dan mengikuti arahan dengan tertib.
Dalam proses penggeledahan, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang seperti sendok besi, botol kaca, wadah logam, dan gunting. Mereka langsung menyita dan mengamankan barang-barang tersebut untuk dimusnahkan sesuai prosedur.
Kalapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa razia ini mencerminkan komitmen penuh pihaknya. Komitmen tersebut adalah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
“Kami rutin melakukan razia untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang bisa mengganggu stabilitas di dalam Lapas,” jelas Nurchalis.
Kasi Kamtib, R. Mesfer, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pelanggaran sekecil apa pun. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan dengan menggandeng kepolisian dan TNI, baik di dalam maupun di luar area Lapas Tual.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyebut razia ini sebagai langkah proaktif dan preventif. Langkah ini akan terus di giatkan secara berkala.
“Fokus utama kami adalah menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba serta barang terlarang lainnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan razia yang dilakukan secara konsisten, Lapas Tual terus memperkuat komitmennya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, serta mendukung terciptanya sistem pembinaan yang aman, manusiawi, dan bermartabat.
- Penulis: mamang
