Lapas Wahai Teken PKS Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Prioritas Nasional Pemasyarakatan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 27

Lapas Wahai Teken PKS Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Prioritas Nasional Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News — Lapas Kelas III Wahai telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menerapkan Program Nasional Makan Bergizi Gratis di lingkungan Ditjenpas, Senin (26/1).
Penandatanganan ini juga menunjukkan dukungan Lapas Wahai terhadap program prioritas nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Penandatanganan PKS Program Makan Bergizi Gratis menegaskan komitmen Lapas Wahai mendukung program nasional melalui dapur sehat berbasis pemberdayaan Warga Binaan tersertifikasi
PKS tersebut mendukung salah satu dari 15 Program Aksi Kemenimipas, yaitu melalui pembangunan dapur sehat di dalam Lapas.
Lapas Wahai juga memberdayakan Warga Binaan yang telah tersertifikasi untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
PKS ini menjadi dasar hukum bagi Lapas Wahai dalam menjalankan program tersebut sebagai UPT Pemasyarakatan terpilih.
Dengan demikian, Lapas Wahai menjadi salah satu dari 28 UPT Pemasyarakatan yang menyediakan paket makanan bergizi di Indonesia.
Selain itu, Lapas Wahai akan menyalurkan makanan bergizi kepada sekolah, lansia, dan ibu hamil di wilayah Wahai.
Program ini mencerminkan semangat Pemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Lapas Wahai Tersih Victor Noya menyatakan kesiapan jajarannya untuk menerapkan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia menegaskan komitmen Lapas Wahai dalam sukseskan program ini melalui pembangunan dapur sehat dengan bantuan mitra kerja.
Lapas Wahai juga menyiapkan pelatihan khusus kepada Warga Binaan agar mampu menghasilkan makanan higienis dan bergizi.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa Pemasyarakatan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Wahai.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menekankan kewajiban UPT untuk mendukung optimal Program Makan Bergizi Gratis.
Ia menilai pembangunan dapur sehat memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan secara berkelanjutan.
Selain itu, Mashudi menekankan pentingnya kerja sama yang terstruktur antara Pemasyarakatan dengan mitra pendukung.
Ia juga mengingatkan peran Primer Koperasi Pemasyarakatan di setiap UPT Pemasyarakatan.
Di tempat terpisah, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro memberikan apresiasi atas penandatanganan PKS tersebut.
Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan kontribusi langsung Pemasyarakatan kepada masyarakat luas.
Ricky juga memberikan instruksi kepada Lapas Wahai untuk menjaga kualitas, higienitas, dan nilai gizi makanan sesuai standar nasional.
Akhirnya, PKS ini menegaskan kesiapan Lapas Wahai beroperasi sebagai unit layanan gizi masyarakat.
Dengan demikian, Pemasyarakatan memperkuat dukungan terhadap Asta Cita Presiden melalui Program Aksi Kementerian Tahun 2026.
- Penulis: Husni
