Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Pembinaan Berbuah Hasil, Lapas Perempuan Ambon Panen Sayuran Hortikultura

Pembinaan Berbuah Hasil, Lapas Perempuan Ambon Panen Sayuran Hortikultura

  • account_circle Ghiffary Alfiansyach
  • calendar_month
  • visibility 133

PAStime News, AMBON – Kebun pertanian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon kembali hasilkan panen hortikultura berupa bayam dan kangkung, Rabu (17/12). Panen ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan yang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Kegiatan panen dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Perempuan Ambon, Wa Otje, bersama jajaran pejabat struktural, staf pembinaan, tamping pertanian, peserta magang, serta kelompok tani Warga Binaan. Seluruh proses berlangsung tertib dan diikuti dengan antusias oleh Warga Binaan yang terlibat sejak tahap penanaman hingga panen.

Plh Kalapas Perempuan Ambon, Wa Otje, menjelaskan bahwa panen sayuran merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang menitikberatkan pada pemberdayaan dan keterampilan praktis.

“Panen hortikultura ini menjadi bagian dari program akselerasi pembinaan kemandirian dalam mendukung ketahanan pangan. Melalui kegiatan pertanian, Warga Binaan dibekali pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan melalui sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.

Salah satu Warga Binaan yang tergabung dalam kelompok tani, berinisial S, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

“Berkebun dan panen sayuran memberi pengalaman positif bagi saya. Ilmu yang didapat bisa menjadi modal setelah bebas nanti,” tuturnya.

Kegiatan ini juga melibatkan peserta magang. Theresia, salah satu peserta magang, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dalam panen memberikan pemahaman nyata tentang proses pembinaan kemandirian di Lapas.

“Melihat langsung proses pembinaan melalui pertanian memberi kami pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga,” ungkapnya.

Lapas Perempuan Ambon terus berupaya mengoptimalkan pembinaan kemandirian untuk membentuk Warga Binaan yang produktif, memiliki keterampilan, serta siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

  • Penulis: Ghiffary Alfiansyach

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta Bersiap Tinggalkan Era Buang Timbun Sampah, Bantar Gebang Tolak Sampah Campur Mulai Agustus 2026

    Jakarta Bersiap Tinggalkan Era Buang Timbun Sampah, Bantar Gebang Tolak Sampah Campur Mulai Agustus 2026

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Kebijakan baru ini mendorong warga Jakarta memilah sampah dari rumah, sekaligus mempercepat pengolahan energi dan daur ulang modern. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengubah sistem pengelolaan sampah secara besar-besaran. Mulai Agustus 2026, TPST Bantar Gebang hanya menerima sampah residu. Selain itu, pemerintah tidak lagi menerima sampah campur dari rumah tangga maupun […]

  • LPKA Palangka Raya Perkuat Sinergi Digital Bersama Diskominfo

    LPKA Palangka Raya Perkuat Sinergi Digital Bersama Diskominfo

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Pastime News – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya memperkuat kerja sama antarlembaga bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya. Selanjutnya, langkah tersebut di jalankan melalui pertemuan antara Kepala LPKA Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, beserta stafnya dengan Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, pada hari Senin […]

  • Sinergi Lapas Karang Intan dan PKBM Annisa Perkuat Akses Pendidikan Inklusif bagi Warga Binaan

    Sinergi Lapas Karang Intan dan PKBM Annisa Perkuat Akses Pendidikan Inklusif bagi Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KARANG INTAN, PAStime News – Pertama-tama, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan lagi komitmennya untuk membantu melalui kerja sama dalam bidang pendidikan. Selanjutnya, perjanjian ini di tandatangani oleh Kepala Lapas, Yugo Indra Wicaksi, bersama Kepala PKBM Annisa, Khotimah, pada hari Rabu (8/4). Kemudian, kolaborasi ini akan fokus pada penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan untuk Paket A, B, […]

  • Merdeka Run 8.0K! Istana Memanggil, Buruan Daftar!!

    Merdeka Run 8.0K! Istana Memanggil, Buruan Daftar!!

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80, Merdeka Run 8.0K hadir sebagai ajang olahraga spektakuler yang mengajak seluruh masyarakat untuk berlari bersama dengan semangat nasionalisme yang membara! Event lari gratis ini diselenggarakan oleh Istana Kepresidenan bersama Kemenpora sebagai bentuk apresiasi terhadap kebugaran dan cinta tanah air. Apa yang Menanti Kamu di Merdeka […]

  • Program Magang Nasional 2026 Perluas Kesempatan Kerja Lulusan dan Difabel

    Program Magang Nasional 2026 Perluas Kesempatan Kerja Lulusan dan Difabel

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi meluncurkan Program Magang Nasional (PMN) 2026. Program inisiasi yang di lakukan oleh Presiden Prabowo ini memasuki tahun kedua dengan jumlah peserta yang semakin meluas. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan penyerapan lulusan perguruan tinggi. Ia mengatakan, “Salah satu tugas Pemerintah yang selalu ada adalah bagaimana mahasiswa, khususnya yang berpendidikan S1, dapat dengan cepat mendapatkan pekerjaan dan memperoleh gaji.” Selanjutnya, Teddy menegaskan, “Sejak tahun 2025 dan saat ini tahun kedua, Presiden Prabowo melalui Menaker Prof Yassierli beserta tim telah menciptakan Program Magang Nasional.” Melalui program ini, lulusan sarjana akan menjalani magang selama enam bulan di perusahaan mitra. Peserta akan menerima gaji sekitar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta setiap bulannya sesuai dengan upah minimum di daerah tersebut. Selain mendapatkan penghasilan, peserta juga memperoleh pendampingan dari mentor dan pekerja senior untuk meningkatkan kompetensi mereka. Lebih lanjut, Teddy menambahkan, “Peserta PMN) di berikan pelatihan dan bimbingan oleh mentor atau pekerja senior agar keterampilannya meningkat.” Ia juga menambahkan, “Tahun ini tidak hanya merekrut lulusan S1, tetapi juga dari berbagai profesi dan orang-orang yang memiliki disabilitas.” Pada tahun 2025, program ini di ikuti oleh 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan nasional. Selanjutnya, pada 2026, jumlah peserta meningkat menjadi 150 ribu orang di sekitar 8.800 perusahaan BUMN dan swasta. Teddy menjelaskan, “Tahun ini jumlah peserta meningkat menjadi 150.000, yang akan bekerja di sekitar 8.800 perusahaan BUMN dan swasta.” Hasil dari pelaksanaan tahun pertama menunjukkan pencapaian yang menggembirakan. Sebanyak 30 persen peserta diterima sebagai pegawai tetap, sementara 30 persen lainnya masih menunggu undangan kerja. Oleh karena itu, Teddy menegaskan, “Ini berarti program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang lulus untuk dapat langsung bekerja dan mendapatkan penghasilan.” Dengan demikian, peningkatan jumlah peserta dan perusahaan mitra diharapkan dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja muda serta memperkuat kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id

  • Panen Kangkung Rutan Marabahan Dorong Kemandirian Warga Binaan

    Panen Kangkung Rutan Marabahan Dorong Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MARABAHAN, PAStime News — Awal bulan ini, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan kembali berhasil melakukan panen kangkung, pada hari Rabu (25/3). Sejumlah 50 ikat kangkung segar dihasilkan dari lahan yang sebelumnya tidak dimaksimalkan dengan baik. Seluruh tahap pertanian di lakukan oleh Warga Binaan dengan dukungan penuh dari petugas. Prosesnya di mulai dari pengolahan tanah, […]

expand_less