Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Sosial » METI: ESG adalah Kunci Masa Depan Investasi Hijau RI

METI: ESG adalah Kunci Masa Depan Investasi Hijau RI

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 66

PAStime News, Jakarta – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menilai penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dapat menjadi peluang bagi pengembangan investasi hijau di Indonesia, seiring dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Wakil Ketua Dewan Pengawas METI Herman Darnel Ibrahim mengatakan ESG saat ini bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kerangka utama investasi dan bisnis global untuk menjawab tantangan perubahan iklim.

Bagi Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam, hal ini di nilai sangat terdampak oleh arah baru ini.

“ESG adalah bentuk nyata dari praktik sustainability. ESG kini wajib, terutama bagi perusahaan ekspor dan energi,” ujar Herman dalam Bisnis Indonesia Midyear Challenges 2025, Selasa (29/7/2025).

Herman menjelaskan dalam aspek lingkungan, transisi energi bersih menjadi sorotan utama sejak negara maju menggaungkan beralih dari energi fosil, seperti batu bara, ke energi terbarukan seperti PLTS, PLTA, biomassa dan lainnya.

Perubahan ini berdampak pada Indonesia yang didorong mengurangi PLTU batu bara dan mempercepat energi terbarukan seperti panas bumi dan biodiesel.

Kebijakan Uni Eropa seperti CBAM turut memengaruhi ekspor Indonesia, termasuk sawit, nikel, dan batu bara.
Komoditas yang tidak memenuhi standar emisi karbon dapat di kenai pajak tambahan saat memasuki pasar Uni Eropa.

“Indonesia juga terdampak oleh EU Deforestation Regulation (EUDR), yang melarang impor produk hasil deforestasi. Hal ini menuntut produk ekspor Indonesia, seperti sawit, karet, dan kayu untuk terbukti bebas dari praktik deforestasi,” jelasnya.

Sementara dalam aspek tata kelola, ESG mendorong peningkatan transparansi, praktik anti-korupsi, serta pelaporan keberlanjutan melalui Global ESG Disclosure Standard. Perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia wajib mulai menyusun dan mempublikasikan laporan keberlanjutan secara berkala.

Namun, penerapan ESG secara serius di nilai membuka jalan bagi pendanaan dan investasi hijau. Di sektor energi, peluang muncul lewat pengembangan PLTS, panas bumi, hingga baterai kendaraan listrik (EV).

Beberapa instrumen pembiayaan berbasis ESG yang mulai berkembang di Indonesia antara lain Green Bond, Sustainability-linked Loan (SLL), serta perdagangan karbon.

Herman mencontohkan PT Pupuk Indonesia yang mendapat pinjaman berbasis ESG (SLL) Rp600 juta dengan insentif bunga setelah capai target keberlanjutan.

“Pasar karbon juga mulai berkembang. Perdagangan karbon PLTU dan proyek REDD+ bisa menghasilkan kredit karbon, yang menjadi daya tarik bagi investor asing,” imbuhnya.

METI mendorong penguatan ESG nasional lewat harmonisasi regulasi keuangan hijau dan insentif pajak seperti tax allowance dan bebas pajak green bond.

Kemudian, mendorong skema blended finance (gabungan pendanaan publik dan swasta), penguatan peran bank hijau seperti BNI dan BRI, pengembangan Indonesia Carbon Exchange agar lebih likuid, serta peningkatan jumlah penerbitan green bond oleh BUMN dan swasta.

Herman menyarankan Indonesia meniru Malaysia yang mengenakan iuran 1% dari tagihan listrik untuk mendanai energi bersih. Namun, dia menekankan bahwa kebijakan tersebut harus di rancang sedemikian rupa agar tidak membebani masyarakat kecil.

“ESG harus di terapkan bukan hanya untuk menjawab tekanan global, tapi juga untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Tanpa ESG, kita bisa tertinggal di peta perdagangan dunia,” pungkasnya.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menjadi 5 Persen pada Tahun 2025 (Dok. Indonesia)

    ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menjadi 5 Persen pada Tahun 2025

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News — Asian Development Bank (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini. ADB menetapkan proyeksi baru sebesar 5,0 persen dari sebelumnya 4,9 persen. Laporan Asian Development Outlook (ADO) Desember 2025 yang dirilis Rabu mencatat proyeksi pertumbuhan Indonesia tahun 2026 naik menjadi 5,1 persen. Sebelumnya proyeksi tersebut berada di angka 5,0 persen. ADB […]

  • Rutan Kebumen Gandeng Rumah Sentra Produksi Anyaman Pandan Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)

    Rutan Kebumen Gandeng Rumah Sentra Produksi Anyaman Pandan Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KEBUMEN, PASTime News – Rutan Kebumen melakukan kunjungan ke sentra produksi anyaman pandan di Desa Grenggeng, Karanganyar, Kebumen. Kunjungan di pimpin Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Anas Syaefudin bersama staf pembinaan pada Senin (8/12). Selain itu, kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan program kemandirian. Pembinaan Anyaman Pandan Di dorong Menjadi Keterampilan Praktis yang Bernilai Ekonomi agar […]

  • Lapas Namlea tingkatkan pelayanan masyarakat dengan evaluasi layanan melalui survei STARApp 3A oleh keluarga warga binaan, 20/9. (Dok: Humas Lapas Namlea)

    Lapas Namlea Dorong Optimalisasi Layanan melalui STARApp 3A

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PAStime News, Namlea – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Lapas Namlea evaluasi dan benahi layanan melalui hasil survei STARApp 3A, seperti yang diisi keluarga warga binaan, Sabtu (20/9). Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyatakan survei ini menjadi dasar objektif untuk meningkatkan kualitas layanan sesuai kebutuhan masyarakat. […]

  • Sambut KUHP Baru 2026, Lapas Pangkalpinang Gelar Sosialisasi UU Nomor 1 Tahun 2023

    Sambut KUHP Baru 2026, Lapas Pangkalpinang Gelar Sosialisasi UU Nomor 1 Tahun 2023

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PAStime News, PANGKALPINANG – Dalam rangka menyambut pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2 Januari 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang menggelar Sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Kamis (18/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum bagi petugas, Warga Binaan, serta peserta magang, sekaligus mendukung implementasi KUHP baru secara efektif dan […]

  • Panen Kangkung 100 Kilogram, Lapas Narkotika Karang Intan Tunjukkan Keberhasilan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    Panen Kangkung 100 Kilogram, Lapas Narkotika Karang Intan Tunjukkan Keberhasilan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KARANGINTAN,PAStime News – Melalui program pertanian berkelanjutan, Lapas Narkotika Karang Intan membuktikan transformasi pemasyarakatan produktif yang mendukung kemandirian, ketahanan pangan, dan masa depan Warga Binaan Mengawali tahun 2026, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memanen 100 kilogram kangkung.Kegiatan ini menunjukkan keberhasilan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.Selain itu, panen ini memperkuat komitmen pembinaan produktif berkelanjutan. Selanjutnya, […]

  • Senam Pagi Rutin, Kunci Kebugaran Warga Binaan Rutan Pelaihari

    Senam Pagi Rutin, Kunci Kebugaran Warga Binaan Rutan Pelaihari

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PAStime News, Pelaihari – Kegiatan senam pagi kembali di laksanakan di Arena Olahraga Rutan Kelas IIB Pelaihari pada Jumat pagi (27/9). Senam yang di ikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan ini rutin di gelar. Ini merupakan bagian dari pembinaan jasmani untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran. Dalam kegiatan ini, gerakan senam di pandu oleh instruktur dengan […]

expand_less