Otto Hasibuan: ASN Harus Netral, Profesional, dan Berintegritas
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 66

Wamenko Otto Hasibuan tegaskan ASN harus profesional, netral, dan berintegritas, hindari polarisasi, serta jaga layanan publik yang adil. (Dok: Humas Lapas Banjarmasin)
PAStime News, Banjarmasin – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan menegaskan ASN harus tetap profesional, netral, dan berintegritas pasca dinamika unjuk rasa nasional akhir Agustus lalu. Dalam apel, Otto ingatkan ASN hindari polarisasi dan jadi perekat bangsa serta penjaga layanan publik yang adil.
Apel bersama Kementerian Hukum, Kementerian HAM, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang di gelar di Jakarta pada Senin (15/09) tersebut juga di ikuti secara virtual oleh Kalapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah beserta jajaran , sebagai bentuk komitmen meneguhkan profesionalitas, netralitas, dan integritas ASN di lingkungan pemasyarakatan.
Otto Hasibuan menegaskan netralitas ASN sebagai fondasi menjaga kredibilitas, memperkuat persatuan, dan menjamin pelayanan publik yang adil.
“ASN adalah perekat bangsa. Netralitas bukan sekadar menjaga citra birokrasi, tetapi juga kunci memperkokoh persatuan di tengah perbedaan aspirasi masyarakat,” tegas Otto Hasibuan.
Sementara itu, Kalapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah menyampaikan bahwa meluangkan bersama jajaran mengikuti apel bersama ini dengan penuh khidmat.
“Pesan Wamenko sangat relevan bagi kami di lapas. Netralitas, profesionalitas, dan integritas adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat, terutama dalam pembinaan warga binaan. Kami berkomitmen menjadikan amanat ini sebagai pedoman dalam setiap langkah kerja,” ujarnya.
Apel bersama ini menjadi momentum bagi seluruh ASN, termasuk jajaran Lapas Banjarmasin, untuk terus menjunjung profesionalitas, netralitas, dan integritas sebagai pilar utama tegaknya hukum, penghormatan HAM, serta terselenggaranya pelayanan publik di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.
- Penulis: mamang
