Pacers Akhiri 13 Kekalahan Beruntun, Rick Carlisle Cetak Sejarah 1.000 Kemenangan di NBA
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 143

Pemain Indiana Pacers Pascal Siakam berupaya melakukan layup dalam laga melawan Charlotte Hornets, di i Spectrum Center, Charlotte, Jumat (9/1/2026). Sumber : X/Pacers.
PAStime News, JAKARTA – Indiana Pacers berhasil mengakhiri tren negatif 13 kekalahan beruntun usai menaklukkan Charlotte Hornets dengan skor tipis 114–112 pada laga NBA yang berlangsung di Spectrum Center, Charlotte, Jumat WIB. Kemenangan dramatis ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi pelatih Rick Carlisle, yang resmi mencatatkan kemenangan ke-1.000 sepanjang karier kepelatihannya di NBA.
Mengutip laman resmi NBA, kemenangan tersebut mengakhiri catatan 999 kemenangan Carlisle yang bertahan sejak 8 Desember lalu. Dengan hasil ini, Carlisle kini mengoleksi 1.000 kemenangan dan 891 kekalahan dalam 24 musim menukangi tim-tim NBA, menegaskan posisinya sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman dan sukses di liga.
Penampilan gemilang Pascal Siakam menjadi kunci kemenangan Pacers. Ia mencatatkan 30 poin dan 14 rebound, termasuk layup krusial saat tersisa 11,5 detik yang membawa Indiana unggul untuk terakhir kalinya. Performa solid juga ditunjukkan T.J. McConnell dengan 23 poin dan delapan assist, serta Aaron Nesmith yang menambahkan 16 poin untuk menjaga stabilitas serangan Pacers.
Dari kubu tuan rumah, LaMelo Ball tampil produktif dengan mencetak 33 poin dan delapan assist, termasuk tujuh tembakan tiga angka, meski memulai pertandingan dari bangku cadangan. Namun, performa impresif tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Hornets dari kekalahan kandang kedua secara beruntun.
Momen penentuan terjadi setelah Pacers unggul lewat aksi Siakam. McConnell kemudian mencuri bola dari situasi lemparan ke dalam Hornets. Ben Sheppard hanya mampu memasukkan satu dari dua lemparan bebas, membuka peluang terakhir bagi Charlotte dengan delapan detik tersisa. Kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan setelah skema serangan Hornets tidak berjalan efektif, dan tembakan Collin Sexton hanya membentur ring depan tanpa rebound penentu.
Kekalahan ini memperpanjang hasil pahit Hornets, sehari setelah mereka juga takluk 96–97 dari Toronto Raptors akibat tembakan tiga angka penentu kemenangan Immanuel Quickley di detik akhir. Pada laga melawan Pacers, Hornets juga harus kehilangan Brandon Miller yang dikeluarkan wasit pada kuarter ketiga karena memprotes keputusan.
Selanjutnya, Indiana Pacers dijadwalkan menjamu Miami Heat pada Minggu (11/1), sementara Charlotte Hornets akan melanjutkan perjalanan tandang ke markas Utah Jazz.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
