Panen Jamur Tiram, Wujud Ketahanan Pangan Berbasis Smart Farming di Lapas Jambi
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 132

Smart Farming di Lapas Jambi (Dok. Istimewa)
JAMBI, PAStime News — Kalapas Kelas IIA Jambi Syahroni Ali bersama jajaran struktural melaksanakan panen jamur tiram di Sentra Ketahanan Pangan Lapas Jambi, Selasa (23/12).
Oleh karena itu, kegiatan ini menegaskan komitmen Lapas Jambi mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Selanjutnya, panen berlangsung di area pembinaan kemandirian Lapas Jambi dengan dukungan teknologi smart farming.
Selain itu, budidaya dil akukan terukur melalui pengaturan suhu, kelembapan, dan pemantauan pertumbuhan jamur secara berkala.
Dengan demikian, proses menghasilkan panen optimal dan berkualitas tinggi.
Panen Jamur Tiram Berbasis Smart Farming di Lapas Jambi Menjadi Model Pembinaan Kemandirian Berteknologi yang Menguatkan Ketahanan Pangan dan Kesiapan Pasca-Pidana
Kalapas Syahroni Ali menegaskan program ini bernilai ekonomis sekaligus edukatif bagi Warga Binaan.
“Budidaya jamur tiram memberi keterampilan praktis sebagai bekal pasca-bebas, sekaligus mendukung ketahanan pangan Lapas,” terangnya.
Selain itu, program ini memperluas pengalaman kerja Warga Binaan melalui penerapan teknologi modern.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial D mengaku memperoleh pengetahuan baru dari sistem smart farming.
“Saya belajar mengatur suhu, kelembapan, dan perawatan jamur secara modern,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai keterampilan tersebut bermanfaat dan siap di terapkan setelah bebas.
Selanjutnya, hasil panen di rencanakan memenuhi kebutuhan dapur Lapas Jambi dan dipasarkan terbatas sebagai produk unggulan.
Akhirnya, kegiatan ini membuktikan sinergi pembinaan kemandirian, pemanfaatan teknologi, dan penguatan ketahanan pangan.
Dengan demikian, Lapas Jambi terus mendorong Pemasyarakatan yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.
- Penulis: Husni
