Panen Mint Berkelanjutan Rutan Rantau
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Panen Mint Berkelanjutan Rutan Rantau (Dok. Istimewa)
RANTAU, Pastime News – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melakukan panen daun mint secara berkelanjutan pada hari Rabu (18/2).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang berfokus pada penggunaan lahan terbatas sebagai sarana asimilasi dan edukasi.
Selain itu, hasil panen ini menghasilkan 450 gram daun mint segar yang di pilih secara berkualitas.
Selanjutnya, hasil panen tersebut khusus di suplai sebagai bahan baku untuk minuman di M Stories Coffee Shop.
Dengan demikian, kerja sama yang produktif dengan pihak luar terus di perkuat secara berkelanjutan.
Sementara itu, seleksi di lakukan dengan ketat agar daun mint tetap segar dan bisa dikonsumsi.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa program ini langsung memengaruhi keterampilan para warga binaan.
Ia mengatakan,
Dengan panen daun mint yang berkelanjutan ini, kami ingin memberikan keterampilan yang praktis dan memiliki nilai ekonomi bagi para Warga Binaan.”
Selanjutnya, dia menjelaskan,
Kerja sama dengan M Stories Coffee Shop menunjukkan bahwa hasil pelatihan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat.”
Di sisi lain, pengelola pembimbingan kemandirian, Angga Suma Wijaya, menjelaskan bahwa sistem tanam dilakukan secara terencana.
Ia mengatakan,
Kami menggunakan sistem tanam dan panen secara bergantian agar persediaan tetap stabil dan kualitasnya tidak berkurang.”
Sementara itu, perwakilan M Stories Coffee Shop, Ridho, juga menghargai kualitas bahan baku yang di berikan.
Ia menyatakan,
Kualitas daun mint ini sangat bagus, segar, dan memenuhi standar kebutuhan kami.”
Oleh karena itu, program ini tidak hanya melatih keterampilan bertani.
Namun demikian, program tersebut juga membentuk sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta kemampuan dalam mengelola produksi dan distribusi.
Sejalan dengan itu, kegiatan ini mendukung 15 Program Aksi yang di inisiasi oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Oleh karena itu, penguatan pelatihan kemandirian dan kerja sama dengan pihak eksternal terus di perbaiki.
Akhirnya, Rutan Rantau menegaskan komitmen mereka untuk menciptakan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
- Penulis: Husni
