Panen Pakcoy Harian, Lapas Bandar Lampung Suplai Pasar Modern
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 94

Lapas Kelas I Bandar Lampung sukses panen Pakcoy segar untuk restoran lokal dan ritel modern dengan program hidroponik. (Dok: Humas Lapas Bandar Lampung)
PAStime News, Bandar Lampung, 9 Oktober 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pertanian hidroponik.
Pada hari ini, Rabu (9/10), Lapas melaksanakan panen harian pakcoy segar yang siap didistribusikan ke restoran lokal. Selain itu, hasil panen akan didistribusikan hingga gerai ritel modern seperti Transmart.
Program hidroponik ini menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pemasyarakatan berbasis keterampilan dan produktivitas. Pakcoy yang di hasilkan memiliki kualitas unggulan: segar, bebas pestisida, dan dipanen setiap hari untuk menjaga kualitas konsumsi.
“Pakcoy hidroponik Lapas Kelas I Bandar Lampung bukan hanya soal hasil pertanian, tapi wujud nyata transformasi pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna,” ujar Ike Rahmawati, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung.
Petugas Lapas melakukan panen setiap hari dengan menerapkan sistem rotasi tanam yang di rancang secara modern. Mereka langsung menyalurkan sayuran segar hasil budidaya warga binaan ke restoran lokal, layanan katering, dan ritel modern seperti Transmart, sehingga menunjukkan potensi ekonomi nyata dari hasil kerja warga binaan.
Program ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi lapas dan WBP. Program ini juga berkontribusi langsung pada ketahanan pangan lokal. Ini meningkatkan akses masyarakat terhadap produk segar dan sehat.
Petugas Lapas merancang sistem pertanian hidroponik sebagai sarana untuk membina keterampilan pertanian modern. Melalui program ini, mereka membekali warga binaan dengan kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
Melalui pendekatan ini, Lapas bertransformasi menjadi tempat edukatif dan produktif. Hal ini mendorong mental, etos kerja, dan tanggung jawab sosial warga binaan.
Lapas Kelas I Bandar Lampung secara konsisten mengembangkan sistem hidroponik berkelanjutan. Tujuan jangka panjang adalah untuk memperluas distribusi hasil panen ke pasar-pasar yang lebih luas.
Inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah dan 13 Program Akselerasi Kementerian Hukum dan HAM. Kedua inisiatif ini menekankan pentingnya pembinaan dan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.
- Penulis: mamang
