Panen Sayuran Lapas Luwuk Perkuat Pembinaan Produktif Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 68

Sumber: Lapas Luwuk (Dok. Istimewa)
LUWUK, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk sekali lagi memanen sayuran dari program pelatihan kemandirian.
Program ini juga terus di kembangkan sebagai cara untuk meningkatkan keterampilan bagi para Warga Binaan.
Pada panen kali ini, Warga Binaan berhasil memproduksi 35 kilogram sawi, lima kilogram bayam, dan lima kilogram kangkung.
Di samping itu, lokasi pertanian hidroponik juga menghasilkan lima kilogram sayuran pakcoy.
Kemudian, sebanyak 23 kilogram sawi akan digunakan untuk kebutuhan dapur Lapas yang di sediakan oleh pemasok bahan makanan.
Sementara itu, sisa hasil panen di jual kepada para pengunjung Lapas.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan bahwa program pertanian ini ditujukan untuk membentuk karakter dan meningkatkan keterampilan para Warga Binaan.
Mereka juga terus memperluas pengembangan pertanian baik secara konvensional maupun hidroponik agar hasil pelatihan semakin maksimal.
“Program ini berperan sebagai sarana positif bagi Warga Binaan supaya mereka bisa memiliki keterampilan dan semangat untuk berproduksi selama masa pembinaan,” jelas Bahrun.
Di sisi lain, seorang Warga Binaan yang bernama A menyatakan bahwa ia mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti pelatihan pertanian ini.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini mengajarkan disiplin, teknik bercocok tanam, serta pentingnya kerja sama dalam lingkungan pembinaan.
“Kami merasa bangga karena hasil kerja kami bisa di manfaatkan dan dijual,” katanya.
“Semoga pengetahuan ini bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi kepada Lapas Luwuk atas konsistensi mereka dalam mendukung pembinaan produktif.
Dia mengatakan bahwa program ini menunjukkan pelatihan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para Warga Binaan.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pelatihan di Lapas berlangsung dengan baik serta memberikan kontribusi nyata untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia para Warga Binaan.
Seluruh rangkaian panen telah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Oleh karena itu, Lapas Luwuk terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan bermanfaat untuk reintegrasi sosial para Warga Binaan di masa depan.
- Penulis: Husni
