Pemerintah Sampaikan Selamat HPN 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 15

Dok. Mentri Sekretaris Negara
JAKARTA, Pastime News — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mewakili Presiden Prabowo Subianto memberikan salam selamat Hari Pers Nasional 2026.
Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara menyampaikan apresiasi, harapan profesionalisme, serta ajakan memperkuat tanggung jawab pers sebagai pilar kemajuan bangsa
Selanjutnya, pemerintah berharap media massa Indonesia semakin profesional, berkembang, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas demokrasi.
Kami mewakili Presiden dan pemerintah menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional,” kata Prasetyo Hadi, Selasa, 9 Februari 2026.
Dengan harapan media massa terus berkembang, memenuhi tanggung jawab, menjalankan tugas secara profesional, serta menjadi bagian penting dalam kemajuan bangsa dan negara,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, peringatan Hari Pers Nasional ke-80 menjadi kesempatan untuk merefleksikan peran strategis para insan pers nasional.

Dok. Menteri Sekretaris Negara
Selain itu, Mensesneg mengungkapkan rasa terima kasih atas pengabdian dan usaha besar yang di lakukan media dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, peran media massa di anggap penting dalam menyampaikan informasi tentang program dan prestasi pemerintah. Selanjutnya, media juga penting untuk menyampaikan berbagai isu yang di hadapi masyarakat.
Terima kasih kepada seluruh para wartawan yang telah memberikan upaya maksimal dalam menyampaikan berbagai keberhasilan dan tantangan yang terjadi di masyarakat,” katanya.
Pemerintah juga menekankan betapa pentingnya tanggung jawab moral dalam setiap konten berita yang di sampaikan.
Sebab itu, para jurnalis di minta untuk berperan aktif dalam melawan berita palsu dan informasi yang salah di ruang publik.
Pemberitaan yang tidak bertanggung jawab dan lebih tegas di anggap bisa merusak kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencegah berita palsu, informasi yang salah, dan laporan yang tidak bertanggung jawab,” tegas Prasetyo.
Pemerintah berharap hubungan baik antara media dan pemerintah tetap terjaga agar Indonesia menjadi negara yang kuat, informatif, dan demokratis.
- Penulis: Husni
