Pemkot Bogor Raih Kembali UHC Award 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Universal
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 141

Pemkot Bogor Raih Kembali UHC Award 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Universal dok:(Istimewa)
BOGOR,PAStime News –
Capaian Universal Health Coverage Kota Bogor tahun 2026 menegaskan konsistensi pemerintah daerah dalam memperluas akses Jaminan Kesehatan Nasional, meningkatkan keaktifan peserta, serta mendukung target nasional perlindungan kesehatan semesta secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Bogor kembali meraih UHC Award Tahun 2026 kategori Pratama.
Penghargaan di berikan pemerintah pusat melalui BPJS Kesehatan.
Dengan demikian, penghargaan ini menegaskan komitmen Pemkot Bogor.
Pemerintah daerah terus menjamin akses layanan kesehatan masyarakat.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menerima penghargaan tersebut.
Penganugerahan berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Acara digelar Selasa (27/1/2026) dan di hadiri pemangku kepentingan nasional.
Momentum ini memperkuat peran daerah dalam sistem kesehatan nasional.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, capaian JKN melampaui 98 persen.
Selain itu, tingkat keaktifan peserta tercatat di atas 80 persen.
Oleh karena itu, capaian tersebut menempatkan Kota Bogor pada kategori Pratama.
Penilaian tersebut merujuk standar UHC Award BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, Kota Bogor juga meraih UHC Award pada tahun 2024.
Dengan capaian ini, konsistensi komitmen daerah kembali terbukti.
Secara nasional, pemerintah mencatat tren positif kepesertaan JKN.
Hingga 2025, sebanyak 98,6 persen penduduk telah terdaftar aktif.
Jumlah tersebut setara sekitar 233,5 juta jiwa di seluruh Indonesia.
Capaian ini menunjukkan penguatan perlindungan kesehatan nasional.
Selanjutnya, pemerintah menargetkan 236,1 juta peserta aktif pada 2026.
Target tersebut mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Adapun pada 2029, pemerintah menargetkan 99 persen penduduk terdaftar JKN.
Tingkat keaktifan peserta di targetkan minimal 83,5 persen.
Dengan demikian, UHC menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Komitmen daerah seperti Kota Bogor mempercepat pencapaian tujuan nasional.
- Penulis: Husni
