Penampilan Angklung WNI di Islamabad Sambut Presiden Prabowo Bikin Kagum Dunia Internasional
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 27

PAStime News, ISLAMABAD – Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) di Pakistan menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dengan penampilan angklung yang membawakan lagu-lagu perjuangan di hotel tempat Presiden bermalam di Islamabad. Suasana haru dan bangga mewarnai penyambutan tersebut, yang dinilai menjadi momen bersejarah bagi komunitas diaspora Indonesia.
Dalam keterangan resmi, Tamara, salah satu anggota kelompok angklung binaan KBRI Islamabad, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, namun semangat para anggota tidak pernah surut.
“Seru banget, kita latihannya cuma 10 hari kurang karena saking semangatnya. Yang penting ibu-ibunya semangat semua,” kata Tamara dengan penuh antusias.
Lagu Perjuangan Bangkitkan Rasa Nasionalisme di Tanah Rantau
Kelompok angklung tersebut membawakan sejumlah lagu perjuangan Indonesia, yang menurut mereka mampu membangkitkan kembali semangat cinta Tanah Air di tengah komunitas WNI jauh dari kampung halaman.
Penampilan ini bukan kali pertama mereka tampil dalam forum diplomatik. Kelompok angklung KBRI Islamabad sebelumnya telah mempromosikan budaya Indonesia dalam berbagai acara, mulai dari resepsi diplomatik peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Pakistan hingga Indonesian Expo di pusat perbelanjaan kota Islamabad.
“Alhamdulillah semua menyambut,” tutur Tamara, menggambarkan antusiasme masyarakat lokal dan tamu internasional setiap kali angklung dimainkan.
Momen Spesial Saat Presiden Prabowo Turut Menikmati Penampilan
Penyambutan kali ini menjadi pengalaman khusus bagi para diaspora. Mereka mengaku terharu ketika melihat Presiden Prabowo turut menikmati lantunan angklung yang mereka mainkan.
“Ikut bersenandung. Pokoknya kita senang melihat Bapak datang menghampiri kita semua,” ungkap Tamara.
Kehadiran diaspora dalam rangka penyambutan ini mencerminkan kuatnya hubungan emosional antara negara dan warganya yang berada di luar negeri, sekaligus menunjukkan peran aktif diaspora dalam memperkuat hubungan kedua bangsa.
Makna Historis Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan
Kunjungan bilateral Presiden Prabowo ke Pakistan memiliki nilai historis istimewa, bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan. Momen ini juga menghidupkan kembali jejak sejarah ketika Presiden Soekarno melakukan kunjungan bersejarah pada tahun 1950—yang menjadi fondasi persahabatan kedua negara.
Undangan resmi kunjungan ini sebelumnya disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada dua kesempatan: KTT D8 di Kairo dan KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir.
Pemerintah Indonesia melihat kunjungan ini sebagai kesempatan strategis untuk memperkuat kemitraan di tengah dinamika geopolitik regional dan global.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama saling menguntungkan dengan Pakistan serta negara-negara sahabat lainnya.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
